Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meresmikan
penggunaan empat gedung baru Kantor Cabang Pelayanan Dispenda Provinsi Jabar
atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kantor Samsat di Kuningan, Selasa
(24/5).
Empat Kantor Samsat tersebut terdiri dari Kantor
Samsat Cabang Kuningan, Indramayu I, Purwakarta dan Bandung. Peresmian kantor
Samsat tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti sekaligus peninjauan
fasilitas gedung baru Samsat Kuningan yang pembangunannya menghabiskan anggaran
Rp 19 miliar lebih tersebut.
Kepala Dispenda Provinsi Jawa Barat Dadang Suharto
mengatakan, pembangunan empat kantor Samsat tersebut dalam rangka meningkatkan
pelayanan publik guna menunjang kelancaran pelaksanaan pelayanan Dispenda
Jabar. Dia berharap dengan telah dibangunnya gedung Samsat baru dengan sejumlah
fasilitas dan sarana prasarana yang memadai, diharapkan dapat meningkatkan
pelayanan sekaligus kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraannya.
Ditambahkan Wakil Bupati Kuningan
Acep Purnama, pembangunan kantor Samsat yang salah satunya berdiri kokoh di Kabupaten Kuningan menjadi kebanggan tersendiri bagi masyarakat kabupaten Kuningan. Apalagi dengan kondisi bangunan yang megah dan representatif dengan dilengkapi lahan parkir yang luas, ruang tunggu yang nyaman, kantin dan mushola diyakini dapat memacu peningkatan pelayanan yang optimal kepada para wajib pajak kendaraan di Kabupaten Kuningan.
Acep Purnama, pembangunan kantor Samsat yang salah satunya berdiri kokoh di Kabupaten Kuningan menjadi kebanggan tersendiri bagi masyarakat kabupaten Kuningan. Apalagi dengan kondisi bangunan yang megah dan representatif dengan dilengkapi lahan parkir yang luas, ruang tunggu yang nyaman, kantin dan mushola diyakini dapat memacu peningkatan pelayanan yang optimal kepada para wajib pajak kendaraan di Kabupaten Kuningan.
“Sarana prasarana sudah baik dan lengkap, ditambah
lagi program-program yang memberikan kemudahan seperti E-Samsat, Samsat
Keliling (Samling) dan Samsat Gendong (Samdong) sehingga bisa menjangkau para
wajib pajak hingga pelosok. Dengan segala kemudahan ini saya yakin masyarakat
Kuningan akan lebih patuh untuk mau membayar pajak kendaraannya tepat waktu,”
ungkap Acep.
Sementara itu Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan
mengaku sempat bingung dengan agenda acara yang harus dipilih antara menghadiri
kegiatan peresmian kantor Samsat atau acara kunjungan Menteri ATR di Ciamis.
Namun karena pertimbangan Kantor Cabang Pelayanan Dispenda Provinsi Jabar alias
Kantor Samsat sebagai sumber pendapatan terbesar pembangunan di Jawa Barat
menjadikan Aher memilih datang ke Kuningan.
“Keberadaan kantor Samsat sangat penting bagi
masyarakat Jawa Barat. Jika PAD Jawa Barat saat ini sebesar Rp 15 triliun, maka
70% di antaranya atau sekitar 10 triliun berasal dari pajak kendaraan bermotor
(PKB) yang dikelola Dispenda. Oleh karena itu, dinas ini adalah yang paling
berjasa dalam pembangunan di Jawa Barat,” ujar Aher, panggilan akrab Ahmad
Heryawan.
Aher juga mengapresiasi dengan berbagai inovasi
kemudahan pelayanan tambahan seperti Samling, Samdong dan e-Samsat sehingga
menjadikannya sebagai pelopor dan percontohan bagi provinsi-provinsi lain.
Ditambah diresmikannya empat kantor Samsat baru yang dibangun dengan berbagai
kelengkapan sarana dan prasarana pendukung, Aher menegaskan hal tersebut juga
sebagai upaya dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat yang
diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para wajib pajak menunaikan
kewajibannya, yang nanti dampaknya pun akan kembali dirasakan oleh masyarakat. *DoniS*
Post A Comment:
0 comments: