Navigation

Bappeda Launching Kegiatan Peningkatan Kapasitas Daerah atau SCBD



Dengan digurlikannya desentralisasi atau otonomi daerah telah memberikan kewenangan yang luas kepada daerah kabupaten/kota. Untuk itu, dibutuhkan peningkatan kapasitas daerah/ SCDB baik dalam aspek kebijakan, kelembagaan, manajemen SDM, Diklat dan keuangan. Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Bapeda menggelar kegiatan peningkatan kapasitas daerah atau SCBD (Sustainable Capacity Building For Descentralization). diikuti sebanyak 90 orang, bertempat Aula Bank Jabar Banten Cabang Kuningan, Jum’at (13/11).

Tampak hadir Ketua DPRD Kab. Kuningan, Direktur CPMO SCBD, Direktur PT. Reka Spasia Indonesia, Direktur Mutiara Wiyatadarma, Field Team SCBD dan undangan lainnya.

Menurut Bupati Kuningan H. Aang Hamid Suganda, SCBD merupakan program peningkatan kapasitas daerah dalam menunjang desentralisasi, yaitu sebagai bagian upaya besar dalam mendukung reformasi tata pemerintahan dan revitalisasi kehidupan ekonomi, dan penyelenggaraan pemerintahan daerah di Indonesia.

SCBD ini merupakan bagian dari kerangka nasional dalam peningkatan kapasitas mendukung desentralisasi, yang mengacu kepada kebutuhan penyesesuain kebijakan dan regulasi. Untuk reformasi kelembagaan, penyesuaian prosedur kerja dan mekanisme koordinasi dan peningkatan keterampilan dan kualifikasi orang-orang.

Disamping itu, sebagai perubahan sistem nilai serta prilaku sedemikian rupa yang dapat memenuhi tuntutan otonomi daerah dan suatu pendekatan baru. Tentang kepemerintahan dan administrasi serta mekanisme partisipasi yang tepat untuk dapat dapat memenuhi tuntutan agar lebih demokratis.

Dari kerangka nasional yang ditetapkan ini. Terapat 8 bidang kebijakan pemerintah yang menjadi prioritas dasar, yakni kerangka kerja peraturan yang lebih baik, pengukuran reformasi kelembagaan yang esensial, peningkatan kepentingan pada manajemen sumber daya manusia (SDM) dan system keuangan daerah dan manajemen keuangan yang lebih baik.

Selain itu kebutuhan untuk memberdayakan masyarakat, perencanaan daerah yang partisipatif, dukungan terhadap pembangunan ekonomi dan manajemen transisi yang lebih baik.

Dikatakan Bupati Aang, program ini sangat menunjang dalam penjabaran salah satu misi, yaitu peningkatan kualitas SDM.Untuk itu, diharapkan peserta diklat akan berdampak kepada peningkatan kinerja aparatur, meliputi administrasi umum, manajemen keuangan, pengawasan, hukum, pengembangan SDM, informasi dan komunikasi perencanaan pembangunan, implementasi program, monitoring dan evaluasi dan pengadan barang.

Dalam laporannya, Drs. H. Yosep Setiawan, M. Si. Kepala Bapeda Kabupaten Kuningan mengatakan, tujuan dari launching SCBD merupakan peresmiaan titik awal digulirkannya SCBD Kabupaten Kuningan dan membangun kesepahaman serta membangun komitmen untuk mensukseskan SCBD. Sedangkan tujuan dari Inception Report, yaitu media sosialisasi lanjutan terhadap kegiatan SBD pelaksaanan periode I. untuk waktu implementasi pelaksanaan secara multi tahun mulai 2009 hingga 2011.

Disebutkannya, untuk peserta kegiatan SCDB terdiri dari CPMO, konsultan, unsur DPRD, para Asisten, kepala OPD, kepala bagian Setda, camat, tim pelaksana (PIU) SCBD dan unsur perguruan tinggi dengan jumlah 90 orang. Kegiatan ini, “Ada pun biaya kegiatan 80 % dari ADB/APBN dan 20 % dari APBD Kabupaten,”katanya. (*).

Share

HUMAS SETDA KAB. KUNINGAN

Humas setda kabupaten kuningan Jl. siliwangi no 88. Kuningan

Post A Comment:

0 comments: