Total Tayangan Laman

Rabu, 07 Desember 2016

SATGAS SABER PUNGLI RESMI DIKUKUHKAN






Anggota unit Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan resmi dikukuhkan Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH, MH, Rabu (6/12/2016) di Ruang Rapat Purbawisesa.
Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH, MH, mengatakan pemerintah dalam menyelenggarakan kepemerintahan yang baik dan bersih dalam visi misinya melalui program nawacita dan trisaktinya telah menggulirkan paket kebijakan pertama reformasi hukum.
“Ada beberapa aspek yang masuk dalam kebijakan tersebut diantaranya perbaikan pelayanan publik, penyelesaian kasus, penataan regulasi, pembenahan manajemen perkara, penguatan sumber daya manusia, penguatan kelembagaan, dan pembangunan budaya hukum,” terangnya.
Menurutnya, diakui dan disadari pemerintah bahwa praktek pungli telah merusak sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Hal tersebut memerlukan pemberantasan secara tegas, terpadu, efektif, efisien, dan mampu menimbulkan efek jera. Kondisi inilah yang menjadikan pertimbangan Presiden mengeluarkan peraturan presiden nomor 87 tahun 2016 tentang satuan tugas sapu bersih pungutan liar.
Saber pungli, lanjut Bupati, bertugas melaksanakan pemberantasan pungli secara efektif dan efisien dengan mengoptimalkan pemanfaatan personil, satuan kerja, dan sarana prasarana, baik yang berada di kementerian atau lembaga maupun pemerintah daerah.
Bupati menjelaskan, pungli ini bukan pada masalah uangnya, meski apabila dihitung nominal uang dari pungli tersebut bisa mencapai jumlah besar. Namun persoalannya lebih kepada melemahkan daya saing bangsa.
“Saber pungli harus betul-betul mencermati pelayan publik, agar masyarakat tidak dipersulit apalagi harus mengeluarkan uang untuk mengurusi keperluan dokumen, sehingga akhirnya masyarakat enggan berurusan dengan instansi penyelenggara pelayanan publik,” Tandasnya.
Bupati berharap dan percaya kepada unit ini mampu mengawal penyelenggaraan pelayanan publik di Kabupaten Kuningan melalui tugas dan fungsi yang dimiliki. “Saya siapkan gedung sebagai sekretariat yaitu gedung eks Satpol PP yang berada di belakang gedung setda,” tambahnya.***ben

Selasa, 29 November 2016

Kuningan Peringati hari Korpri ke 45






Bupati Kuningan H.Acep Purnama SH MH menjadi pembina Upacara peringatan Hari Korps Pegawai Negeri Yang ke 45 di Halaman Setda Kabupaten Kuningan yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kab Kuningan, para kepala SKPD se Kabupaten Kuningan serta peserta apel yang berasal dari berbagai SKPD.
Presiden Republik Indonesia dalam sambutannya yang dibacakan oleh Bupati Kuningan

 
 mengungkapkan apresiasinya terhada tema peringatan Hari Ulang Tahun ke-45 KORPRI adalah ”Bersama KORPRI Meneguhkan Netralitas dan Meningkatkan Profesionalisme Aparatur Sipil Negara”. Sangat tepat semangatnya dalam menysmbut pesta demokrasi Pemilihan Umum Kepala Daerah Serentak tahun 2017.

“Jadikanlah momentum Pilkada Serentak 2017 sebagai ajang ujian atas netralitas dan profesionalisme Saudara—saudara. Ujian untuk menerapkan Panca Prasetya KORPRI. Ingatlah bahwa pengabdian anggota KORPRI bukanlah kepada kepentingan kelompok maupun individu. Melainkan pengabdian anggota KORPRI hanyalah kepada negara, bangsa, dan rakyat ,Ketika kita bicara tentang pemberantasan praktik korupsi dan pungli, ketika kita bicara tentang peningkatan kualitas pelayanan publik, tentang memenangkan kompetisi global dengan pelayanan publik yang prima, maka sesungguhnya anggota KORPRI berada di garis depan pe/juangan.”
Lebih lanjut presiden RI Joko Widodo menuturkan bahwa Agar Indonesia bisa menjadi bangsa pemenang dalam era kompetisi global maka rakyat membutuhkan anggoa KDRPRI yang disiplin, bertanggung jawab, dan berorientasi keqa. Segera tinggalkan pola pikir masa lalu seperti ego sektoral, mental priyayi, mental pengu8sa, dan mental koruptif, yang hanya terpaku pada formalitas belaka.
“Fokuskan energi pada intisari dari pelayanan publik yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat. Untuk itu setiap anggota KORPRI haruslah menjadi aset bangsa, yang menjadi bagian dari solusi bangsa, dan bukannya bagian dari masalah bangsa.Artinya teruslah melakukan inovasi-inovasi agar pelayanan publik bisa makin murah, makin cepat, makin akurat, dan makin baik. Hilangkan berbagai kendala yang dapat mengurangi produktivitas dan menghambat akselerasi laju pembangunan nasional. KORPRI akan segera bertransfbrmasi menjadi Korps Profesi Pegawai Aparatur Sipil Negara RI. Dalam bentuk baru itu, fungsi pemerintahan yang diemban berupa pembinaan dan pengembangan profesi Aparatur Sipil Nega‹a, memberikan perlindungan hukum dan advokasi kepada anggota ASN, memberikan rekomendasi terhadap pelanggaran kode etik dan kode perilaku, serta meningkatkan kesejahteraan anggotanya.Saya harap Korps Profesi Pegawai Aparatur Sipil Negara RI menjadi pusat inovasi dan tempat lahirnya IDncatan-loncatan kemajuan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintahan, korps berperan menjaga kode etik profesi, standar pe!ayanan profesi dan mewujudkan Jiwa Korps Aparatur Sipi1 Negara sebagai pemersatu bangsa.”
Dalam kesempatan itu juga diserahkan mendali oleh bupati Kuningan kepada para peraih mendali pada Pekan Olahraga  Pemerintah Daerah di Bekasi. Dimana tim basket Meraih Emas dan Tim catur beregu meraih perak

 

Senin, 28 November 2016

BERHASIL REHABILITASI LAHAN DAN HUTAN, BUPATI KUNINGAN RAIH PENGHARGAAN DARI PRESIDEN RI





Komitmen serta konsistensi Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan dalam pelestarian lingkungan dengan melakukan rehabilitasi lahan dan hutan berbuah manis dengan diraihnya penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Senin (28/11/2016) Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH, MH, menerima penghargaan sebagai pemenang ke II lomba penanaman dan pemeliharaan pohon kategori kinerja bupati.
Penghargaan diserahkan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo saat peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) serta pemecahan rekor dunia penanaman pohon serentak di Desa Tasik Harjo Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur.
Acara sendiri diawali dengan penanaman pohon di tanah seluas 23 ha dengan target 238.000 pohon dalam 1 jam oleh 5000 orang yang terdiri dari petani, mahasiswa, pelajar, dan anggota Koperasi Produsen Anugerah Bumi Hijau (Koprabuh). Untuk diketahui saat ini rekor dipegang negara Filipina dengan penanaman pohon sebanyak 223. 
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengatakan penanaman dan pemecahan rekor memberikan refleksi terhadap dunia. "Saat ini kita menanam untuk 25 tahun kedepan untuk dinikmati generasi yang akan datang," ujarnya. Menurutnya, kegiatan ini diarahkan untuk menyeimbangkan pengalihan fungsi hutan atau deforestasi dan degradasi, agar dapat mempertahankan hutan sebagai bagian penting dari bumi. Sementara itu, Presiden RI Joko Widodo mengatakan kegiatan ini langkah strategis menjaga Indonesia tetap hijau dan bagian dari paru-paru dunia. "Kedepan kita tidak boleh kehilangan generasi yang tidak tahu hutan dan fungsinya, rehabilitasi lahan dan hutan menjadi bagian penting menyelamatkan keberadaan hutan," ungkapnya.
Presiden menekankan agar lahan dan hutan tidak diserahkan kepada pihak korporasi namun kita harus mengkorporasikan petani sehingga manfaat lahan dan hutan dapat dinikmati oleh petani itu sendiri.
Usai menerima penghargaan Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH, MH, mengucapkan rasa syukur dan terimakasih kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Kuningan yang telah mendukung kebijakan-kebijakan pemerintah daerah. "Sebaik apapun kebijakan yang digulirkan pemerintah daerah tidak akan berjalan dengan baik dan menghasilkan manfaat apabila tidak didukung warga masyarakatnya." Bupati berharap dengan diraihnya penghargaan ini dijadikan pelecut bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan untuk terus berkarya, membangun, dan mewujudkan kuningan sebagai kabupaten konservasi. ***beben

Kamis, 17 November 2016

PNS terima kenaikan SK Kenaikan Pangkat.



Sebanyak 641 orang PNS yang terdir dari longan IV/a ke atas sebanyak 164 orang, golonga III/d ke bawah sebanyak 477 orang  menerima surat keputusan Bupati Kuningan tetang kenaikan pangkat pegawai negeri sipil  periode 1 Oktober 2016. Acara penyerahaan SK Kenaikan pangkat tersebut dilaksanakan di Wisma Permata pada Kamis (17/11) yang langsung dihadiri oleh Bupati Kuningan H. Aecp Purnama S.H
Kepala Bidang Mutasi dan Dokumentasi Pegawai H. Tono Sumartono, S.Sos dalam laporannya menjelaskan bahwa  sebanyak 1008 orang pegawai  yang diusulkan, 641 orang PNS disetujui  dan 367 orang PNSmasih dalam proses kantor regional III Badan Kepegawaian daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat. “ sebagai ungkapan rasa syukur serta kepedulian PNS yang telah menerima peghargaan berupa kenaikan pangkat terhadap program pelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup akan dilaksanakan penebaran benih ikan di Situembung desa Kaduagung Kecamatan Sindangagung Kuningan”.
Sementara itu Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam menegakan kode etik Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintah Kabupaten Kuningan guna membentuk sikap dan perilaku teladan dan panutan dilingkungan kerjanya, menumbuhkan dan memiliki rasa tanggung jawab dalam melaksanakan tugas kedinasan serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan meningkatkan profesionalisme “ dalam menegakan kode etik Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah kabupaten Kuningan tela membentuk Majelis Kode Etik serta mekanisme penanganan pelanggaran kode etik.”
Diakhir sambutannya Bupati Kuningan  menyampaikan pesan kepada seluruh undangan yang hadir mengenai kewajiban selaku PNS “ melaksanakan tugas dinas sebaik-baiknya dengan penuh  pengabdian, kesadaran da tanggung jawab, memenuhi ketentuan jam kerja, serta menciptakan dan memelihara suasana kerja yang baik, memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat menurut bidang batasnya masing, menjadi aparatur pemerintahan  yang peduli dan berperan atif terhadap berbagai upaya dalam pelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup, menjaadi suri tauladan dan panutan di lingkungan kerjanya dan masyakat.