Total Tayangan Laman

Kamis, 24 Juli 2014

NGAWANGKONG DI PENDOPO




Ngawangkong di Pendopo adalah salah satu program rutin unggulan yang digelar oleh Bagian Humas setda Kuningan selama 6 bulan sekali, dengan tujuan untuk menjalin komunikasi dan informasi secara interaktif antara Pemerintah Kabupaten Kuningan dengan masyarakat secara langsung yang direlay oleh stasiun radio yang ada di Kuningan. Untuk tahun 2014 kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 23 Juli pukul 16.00 Wib sampai waktu berbuka puasa dan kegiatan kali ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan 1435 H. Sehingga tema yang diangkat oleh panitia kegiatan adalah “Hikmah Ramadan”, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Hj. Utje Ch.Suganda, S.Sos., MAP selaku Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH., MH selaku Wakil Bupati Kuningan, AKBP Hari Kurniawan selaku Kapolres Kuningan dan KH. Hafidin Ahmad selaku Ketua MUI Kabupaten Kuningan. Audience yang hadir di Pendopo secara langsung berasal dari para penyuluh agama dan tokoh masyarakat serta seluruh SKPD se-Kabupaten Kuningan.
Dalam paparan awal nara sumber pertama Hj. Utje Ch.Suganda, S.Sos., MAP selaku Bupati Kuningan mengatakan bahwa hikmah bulan Ramadan kali ini sangat terasa dalam pesta demokrasi terbesar di Indonesia, sehingga pada tanggal 9 Juli saat pilihan presiden kemarin bisa terlaksana dengan kondusif, aman dan terkendali. Oleh sebab itu Beliau sebagai Bupati Kuningan patut berbangga hati dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kuningan. Siapa pun Presiden Indonesia yang terpilih diharapkan mampu membawa Indonesia lebih baik. Sehingga tahapan pembangunan terutama di Kuningan dapat terus berlanjut tanpa gangguan dan halangan akibat perbedaan pilihan, hal ini dapat terjadi apabila seluruh masyarakat bersatu tanpa melihat partai atau golongan tertentu.
Sementara itu nara sumber kedua H. Acep Purnama, SH., MH selaku Wakil Bupati Kuningan mengatakan, untuk menghadapi Idul fitri 1435 H, Pemerintah Kabupaten Kuningan telah jauh hari mempersiapkan segala sesuatunya terutama perbaikan infrastruktur transportasi jalan sehingga arus balik dan mudik lebaran dapat berjalan tanpa gangguan. Selain itu pengendalian harga kebutuhan pokok terus dipantau supaya masyarakat tidak tertekan dan dapat merayakan lebaran dengan segala sesuatunya terjangkau.
Nara sumber ketiga AKBP Hari Kurniawan selaku Kapolres Kuningan dalam paparannya ada dua point yang dikemukakan, pertama permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kuningan apabila selama 1 tahun menjadi Kapolres Kuningan pelayanan publik yang dilakukan oleh institusinya kurang memuaskan, tetapi beliau telah berusaha mencoba meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan selama ini. Kedua adalah perasaan berbangga hati karena selama beliau memimpin tingkat kriminalitas dan pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas menurun secara signifikan. Beliau menghimbau kepada para perantau yang akan mudik ke Kuningan untuk tidak membawa perilaku negatif kepada masyarakat Kuningan yang terbukti selam bulan Ramadan ini tidak ada kasus tindak kriminal seperti tahun-tahun sebelumnya seperti tawuran antar warga, penyalahgunaan narkoba dan lainnya. Beliau tidak segan-segan untuk menindak para perantau yang mudik dan membikn onar di wilayah Kuningan tercinta ini.
Nara sumber terakhir  KH. Hafidin Ahmad selaku Ketua MUI Kabupaten Kuningan, mengingatkan kepada seluruh umat Islam untuk bisa menjadikan bulan Ramadan ini sebagai wadah menempa diri sehingga setelah Idul Fitri kita lebih bisa mengendalikan hawa nafsu sehingga bisa berprilaku rahmatan lil alamin. Keistimewaan bulan Ramadan adalah dimana Allah SWT mengangkat Nabi Muhammad SAW sebagai Al Amin artinya yang jujur. Selain itu perlu kita flashback ke belakang bahwa proklamasi kemerdekaan Republi Indonesia pada Tahun 1945 diproklamirkan pada bulan Ramadan.
Dalam sesi tanya jawab secara interaktif dengan audience yang ada di rumah lewat telpon ternyata ada dua penanya, yang pertama adalah Bapak Ateng Ahmadi dari Desa Cilaja, beliau meminta supaya kegiatan ngawangkong di pendopo dapat lebih sering dilaksanakan sebagai wahana penyaluran aspirasi atau curahan hati masyarakat kepada pimpinan daerah secara langsung. Karena selama ini aspirasi selalu terganjal birokrasi dan tereduksi oleh berbagai hal sehingga yang nyampai ke telinga Bupati sudah mengalami perubahan informasi. Dalam jawabannya Bupati Kuningan mengucapkan akan mempertimbangkan usulan ini sebagai bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Kuningan ingin meningkatkan Good Governance
Pertanyaan kedua adalah Ibu Uun dari Desa Kawungsari meminta kepada Bupati Kuningan untuk meninjau akses jalan menuju desanya yang rusak parah, hal ini sangat menggagu aktifitas masyarakat. Selain itu memohon kepada Kapolres Kuningan untuk melakukan patroli malam karena masyarakat takut adanya kenalan para pemuda yang mengendarai motor berkelompok dan ugal-ugalan. Dalam jawabannya Bupati Kuningan dalam waktu dekat akan menugaskan dinas/instansi terkait untuk langsung meninjau akses jalan menuju Desa Kawungsari. Sementara itu Kapolres Kuningan juga berjanji akan segera meningkatkan pengamanan jalan pada malam hari terutama dengan munculnya gank motor dari wilayah di luar Kuningan yang menggagu ketertiban umum.
Dari Audience yang hadir di Pendopo secara langsung ada seorang penanya, beliau adalah Ketua DKM Masjid Syiarul Islam, Beliau memohon kepada Bupati Kuningan dan Kapolres untuk memberikan teguran kepada para remaja yang menamakan dirinya “Koprek” atau penabuh “dog-dog” sejenis alat musik gendang yang dipukul secara keras dengan tujuan membangunkan saur kepada masyarakat pada malam hari, yang jadi masalah para remaja tanggung ini melakukan kegiatan koprek pada siang hari dengan perilaku agak memaksa mendatangi rumah-rumah penduduk sambil merokok bahkan makn dan minum. Hal ini sangat memalukan kami sebagai umat Islam. Dalam jawabannya Bupati Kuningan berjanji akan menghimabu para kepala desa/lurah yang ada di daerah perkotaan untuk mengaktifkan peran RT dan RW menangani kelompok koprek yang berperilaku buruk. Sementara itu Kapolres Kuningan juga mendukung upaya Bupati Kuningan karena untuk menindak secara langsung tidak ada KUHP-nya menangani permasalahan ini oleh kepolisisan. (Goems)

Senin, 21 Juli 2014

Bupati Lantik Direktur PDAU





Kuningan.  Muhamad Benhardi SE resmi dilantik menjadi Direktur Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) Kabupaten Kuningan Periode 2014-2018 oleh Bupati kuningan Hj. Utje Ch Suganda . Acara pengambilan sumpah dilaksanakan di Ruang Rapat Assisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan pada Senin ( 21/7) yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan Drs. H. Yosep Setiawan M, Si, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kuningan Drs. Uca Sumantri, M.Si, Para kepala SKPD, Dewan Pengawas Kabupaten Kuningan, dan para Pegawai Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) Kabupaten Kuningan.
Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Suganda dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada M. Benhardi, S yang telah terpilih menjadi direktur Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) Kabupaten kuningan dengan telah melalui proses yang panjang. “ perlu saya informasikan dalam kesempatan ini bahwa dalam rangka efisiensi anggaran Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) Kabupaten Kuningan maka untuk periode 2014-2018 pengangkatan direkturnya cukup satu orang direktur sesuai peraturan daerah Kabupaten Kuningan  Nomor 9 Tahun 2009 tentang kepengurusan dan kepegawian Perusahaan Daerah Aneka Usaha Kabupaten Kuningan sebagaimana telah diubah dengan peraturan daerah Kabupaten Kuningan Nomor 8 tahun 2014”
Bupati Kuningan Juga menyampiankan harapan kedapa direktur Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) Kabupaten Kuningan Periode 2014-2018 yang baru dilantik tersebut bahwa sebagai unsur pembangunan harus selalu siap dan tanggap terhadap perkembangan tuntutan masyarakat yang semakin kompleks dan kritis, sehingga dituntut untuk lebih tanggap dan peduli akan setiap masalah yang berkembang dilingkungan kerja dan masyarakat “ oleh karena itu kepemimpinan saudara aan terus diuji apakah mempunyai dampak positif terhadap peningkatan kinerja dilingkungan kerja maupun peningkatan pendapatan daerah” Kata Bupati Kuningan.
“sebagai seorang direktur, saudara dituntut bekerja  secara optimal untuk menggali atau mengelola potensi sumber kekayaan daerah sehingga dapat mengingkatkan pendapatan asli daerah dan saya harapkan dalam pengembangan usaha saudara lebih fokus dalam pengembangan pariwisata karena kabupaten Kuningan adalah daerah pariwisata” Kata Bupati Kuningan…  Yohnaes…

Petugas Kebersihan dan kemanan Pasar terima Bingkisan





Wajah sumringah menghiasi wajah para petugas Kebersihan dan keamanan pasar baru dan pasar kepuh ketika Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Suganda  memasuki ruangan aula,maklum saja Kedatangan bupati tersebut dalam rangka acara penyerahan bingkisan lebaran kepada para petugas kebersihan dan keamanan pasar Baru dan Pasar kepuh. Acara tersebut dilaksanakan di Aula kantor Pasar Kepuh pada Senin ( 21/7). Hadir dalam acara tersebut Asisten  Pembangunan dan Kesehjahteraan Rakyat Setda Kabupaten Kuningan  Drs. H. Kamil Ganda Permadi, M.M, kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kuningan Drs. Ucu Suryana, M.Si.
Perwakilan dari petugas keamanan pasar  Bapak Sahubi mengucapkan kegembiraannya dan rasa syukurnya atas semua perhatian yang telah diberikan oleh pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Bupati Kuningan, yang telah rutin setiap menjelang Idul Fitri memberikan bingkisan dan juga uang kadedeuh.
Sementara itu Bupati Kuningan mengungkapkan bahwa pemberian bingkisan tersebut merupakan salah satu bentuk apresiasi pemerintah kabupaten Kuningan kepada para petugas kebersihan dan kemanan pasar yang selama ini telah bekerja keras untuk mewujudkan kondisi pasar yang bersih dan aman sehingga masyarakat nyaman dalam berbelanja” saya berharap dengan adanya pemebrian bingkisan ini bapak-bapak dan ibu-ibu akan semakin semangat bekerja terutama dalam menyambut moment lebaran yang pasti akan membuat pasar lebih sibuk dan ramai dari biasanya dan Saya juga akan terus memperhatikan para petugas pasar. Baik itu dari segi kesejahteraan, maupun status kepegawainnya. Intinya, jangan khawatir, bekerja sajalah dengan maksimal, rezeki pasti nuturkeun,”ucapnya. –Yohanes--


 

Pemkab Kuningan Terima 2000 Zak Semen






Kepedulian PT. Indocement Tunggal Prakasarsa tbk terhadap Kabupaten kuningan kembali ditunjukan dengan pemberian 2000 zak semen yang langsung diberikan oleh Corporate Public & Internal Affair Division Manager  Alexander Frans, S.H dan diterima langsung oleh  Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Suganda di ruang kerja bupati Kuningan Senin (21/7).  Hadir dalam acara tersebut Sekretaris daerah KAbupaten kuningan  Drs. H. Yosep Setiawan, M.Si, Asisten  Pembangunan dan Kesehjahteraan Rakyat Setda Kabupaten Kuningan  Drs. H. Kamil Ganda Permadi, M.M, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten kuningan Agus Mauludin, SE.
Corporate Public & Internal Affair Division Manager  Alexander Frans, S.H mengungkapkan bahwa bantuan 2000 zak semen tersebut merupakan bentuk kepedulian PT. Indocement  Tunggal Prakarsa tbk kepada Kabupaten Kuningan” Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kami melalui program Coorporate Social Responsibility (CSR) terhadap daerah tetangga terutama Kabupaten Kuningan, terlebih Kabupaten Kuningan memiliki kontribusi penting berupa suplai air bagi Perusahaan kami,’ ujar Alexander Frans, selaku Coorperate Public and Internal Affair Division Manager .
“Sesuai dengan permintaan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kami memberikan 2000 zak semen semoga bantuan ini akan berguna bagi pembangunan dikabupaten Kuningan terutama perbaikan daerah-daerah yang mengalami bencana longsor” Tambah Alexander Frans,
Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Suganda yang menerima langsung pemberian bantuan tersebut mengaku sangat berterimakasih terhadap kepedulian yang telah ditunjukan oleh PT. Indocement Tunggal Prakasarsa tbk yang selama ini telah secara rutin memberikan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten kuningan
“saya selaku Bupati Kuningan sangat senang dan bangga bahwa PT. Indocement Tunggal Prakasarsa tbk tetap peduli kepada kabupaten Kuningan semoga apa yang telah dilakukan oleh PT. Indocement Tunggal Prakasarsa tbk ini akan menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lainnya untuk berbuat serupa” tambah Bupati Kuningan.

Bupati Kuningan Juga menjelaskan bahwa Kabupaten Kuningan merupakan daerah yang rawan bencana longsor sehingga bantuan semen yang didapat tersebut akan sangat berguna untuk pemulihan pasca bencana.  –Yohanes-

Kamis, 17 Juli 2014

Bupati Kuningan serahkan Santunan Pada Anak yatim







Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Suganda menghadiri acara buka bersama yang diselanggarakan oleh Koordintor Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Kuningan  yang diseelnggarakan di Sekretariat K3S Kabupaten Kuningan  pada Kamis (17/7.) dalam acara tersebut seluruh pengurus K3S kabupaten Kuningan.
Selain acara buka bersama dalam acara tersebut juga dilaksanakan santunan  terhadap ratusan anak yatim, Setiap anak yatim yang diambil dari Yayasan  Sosial Anak Asuh dan Pondok Pesantren itu diberi sejumlah peralatan sekolah, uang, serta sembako.
Penyerahan santunan dilakukan oleh Bupati Kuningan Hj Utje Ch Hamid Suganda, MAP. Dalam kesempatan itu, Bupati mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kuningan khususnya para tokoh masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.“Anak yatim itu adalah anak angkat Rosulullah. Sehingga, memuliakan anak yatim adalah kewajiban kita semua selaku umat Rosulullah,”katanya.
Pemberian santunan ini kata Bupati, merupakan ibadah yang harus didasari oleh niat yang baik. Jangan sampai ada niatan hanya untuk menunaikan program dan menghabiskan anggaran semata. “Pesan saya kepada para anak-anak, jangan sampai berkecil hati. Belajar yang tekun agar menjadi sosok yang beriman, bertakwa, dan berilmu pengetahuan sehingga dapat menjadi kebanggaan keluarga di masa yang akan datang,”ucapnya. ---Yohanes---