Total Tayangan Laman

Minggu, 28 Juni 2015

SAFARI RAMADAN MENTERI YUDDY



Menteri Pendayaguanaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Prof. DR. Yuddy Crisnandi melakukan safarai ramadan ke beberapa Kabupaten dan Kota yang ada di Jawa Barat. Kabupaten pertama yang dikunjungi Yuddy adalah Kabupaten Kunigan, Kabupaten yang secara geografis mempunyai 32 Kecamatan ini memang kerap menjadi tujuan Yuddy untuk melakukan kunjungan kerja. Selain Kabupaten kecil dengan tingkat pembangunan yang tinggi Kabupaten Kuningan juga baru saja mendapatkan predikat Wajat Tanpa Pengecualian dari hasil pemeriksaan keuangan BPK RI.
Dalam kunjungannya ke Kabupaten Kuningan ini Menteri yuddy menghadiri acara tabligh akbar yang diselenggarakan oleh DPD KNPI Kabupaten Kuningan yang di komandoi oleh Cecep Hendy, ST selaku Ketua DPD KNPI Kabupaten Kuningan.
Kegiatan tablibh akbar ini merupakan salah satu rangkaian dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1436 H. Setelah sebelumnya sukses menyelenggarakan Festival Qasidah, KNPI Kuningan juga sukses mengadakan tabligh akbar ini yang dihadiri langsung oleh Menpan RI Yuddy Crisnandi.
Animo masyarakat yang datang mengikuti kegiatan ini sangat besar sekali, terlebih yang memberikan ceramah dalam tabligh akbar ini adalah Habib Quraish bin Ghasim Harun yang sangat fenomenal.
Dalam kesempatan tersebut menteri Yuddy menyampaikan apresiasi terhadap acara yang dinilainya sangat bermanfaat, Yuddy berpesan agar semangat  dalam acara tersebut dapat mendorong masyarakat terutama pemuda Kuningan untuk hidup bersama dalam semangat Islam yang damai.
“ Saya berpesan kepada seluruh jajaran pemuda Kuningan agar dengan semangat tabligh akbar ini dapat menularkan semangat kepada seluruh elemen untuk dapat hidup dalam suasana Islam yang damai “. Papar Yuddy.
Selesai mengikuti acara tabligh akbar menteri yang terkenal dengan kesederhanaannya itu menginap di Pendopo Kabupaten Kuningan, dan pada hari Jumat 26/6, Yuddy berkesempatan menjadi pembina apel pagi dihadapan para peserta apel yang terdiri dari Bupati, beserta jajaran pejabat Kabupaten Kuningan dan para Aparatur Sipil Negara Kabupaten Kuningan.
Dalam sambutannya Yuddy memberikan apresiasi kepada Bupati Kuningan Hj. Utje Ch. Suganda dan segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Kuningan yang telah mendapatkan predikat WajarTanpa Pengecualian ( WTP ) dari BPK RI atas laporan keuangan tahun 2014. Untuk itu saya secara pribadi dan kedinasan menyampaikan selamat.
Hal yang sama juga disampaikan Yuddy dihadapan Walikota Banjar beserta jajarannya bahwa Kota Banjar telah mendapatkan predikat WTP selama 4tahun berturut turut, untuk itu pertahankan prestasi yang sudah baik ini dan lebih tingkatkan lagi tata kelola pemerintahannya agar tidak kalah bersaing dengan Kabupaten Kota yang lainnnyadi Indonesia.
Berbeda dengan tujuan mengunjungi Kabupaten Pangandaran, selain untuk safari ramadan Yuddy juga menyambangi dua unit potensi daerah Pangandaran, Yaitu proyek Pelabuhan Terpadu Rakyat ( PTR ) dan Kantor Badan Koordinasi dan Penanaman Modal ( BKPM ), kemudian dialnjutkan dengan audensi bersama Aparatur Negara di lingkungan Kantor Pemerintah Kabupaten Pangandaran.
Dalam audensi tersebut Yuddy menghimbau agar Aparatur Negara setempat segera mengoptimalkan tata kelola pemerintahannya. “Pangandaran kan Kabupaten baru, jadi harus fokus pada pengoptimalan tata kelola pemerintahannya “. Pinta Yuddy.
Setelah itu Menteri Yuddy mengunjungi Kabupaten Ciamis yang merupakan Kabupaten Induk dari 2 Kabupaten dan Kota yang dimekarkan yaitu Kabupaten Pengandaran dan Kota Banjar. Tepat saat Adzan magrib berkumandang rombongan Menpan RI memasuki Pendopo Kabupaten Ciamis yang disambut oleh Bupati Ciamis berserta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Ciamis.
Rombongan melakukan Buka puasa bersama di Pendopo Kabupaten Ciamis dan selanjutnya melakukan Taraweh di kompleks Pesantren Darussalam. Setelah itu keesokan harinya rombongan Menpan RI melakukan peninjauan ke Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, markas KODIM 0613, RSUD Ciamis dan MAPOLRES Ciamis. *Donis*

Rabu, 17 Juni 2015

POL PP UNJUK KEBOLEHAN



Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kuningan patut berbangga, pasalnya Pasukan pengaman Perda tersebut memiliki kesatuan Bela Negara yang telah mengikuti pelatihan selama seminggu di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi, Cikole Bandung.
Mereka digembleng secara khusus oleh pasukan Infrantri TNI AD, baik mental maupun fisik. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pasukan POL PP dalam rangka menjalankan tugas dan fungsinya.
Dalam kesempatan Apel Kesadaran Nasional Rabu 17 Juni 2015, dihadapan Bupati Kuningan Hj. Utje Ch. Suganda, Wabup H. Acep Purnama, Sekda Yosep Setiawan serta para pejabat lainnya menunjukan kebolehan baris berbaris dan yel-yel serta tarian khas militer.
Menurut Hj. Utje dalam sambutannya mengatakan, menjadi Aparatur Sipil Negara ( ASN ) yang professional adalah sebuah cita-cita, ASN pada dasarnya adalah manusia yang berkembang bagaikan pohon, ASN profsional pun adalah sebuah bentuk akuntabilitas ASN kepada sang pencipta dan kepada masyarakat di negeri tercinta ini.
Menjadi ASN yang professional adalah bagian dari sebuah perjuangan untuk menghargai diri sendiri, masyarakat, Negara dan pastinta sang pencipta. Dalam upacara hari ini diharapkan dapat menjadi penggalang semangat dan cita-cita bagi para ASN di Kabupaten Kuningan.
Dalam kesempatan tersebut Utje juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Kuningan.
“ Saya atas nama pribadi, Pemerintah Daerah serta Keluarga mengucapkan Selamat manunaikan ibadah puasa Ramadhan 1436 H. semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan kepada kita untuk melaksanakannya dan mendapatkan kemenangan pada hari yang fitri nanti “ Pungkas Utje. * DOnIS*


BUPATI SIDAK PASAR BARU




Jelang bulan ramadhan tahun ini, Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Suganda, S.Sos, M.AP, didampingi Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Nana Sugiana, SE, M.Si, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Drs. Agus Sadeli, M.Si, Kepala Bagian Ekonomi Setda Trisman Supriatna, M.Pd, Kepala Bagian Umum Setda U Kusmana, dan Kepala Bagian Humas Setda Drs. Asep Budi Setiawan, M.Si, melakukan inspeksi mendadak ke pasar baru. Rabu (17/6/2015).
Suasana pasar baru yang berjubel tidak menyurutkan langkah Bupati Kuningan bersama rombongan untuk bertegur sapa dengan sejumlah pedagang, Bupati Kuningan meminta kepada pedagang untuk tidak menaikan harga semaunya, kalaupun ada kenaikan harga harus wajar dan bisa ditoleransi itupun atas kesepakatan dari para penjual yang lainnya.
Selain itu sidak yang dilakukan bertujuan untuk memantau aktivitas para pedagang pasar baru dengan fasilitas yang baru, kemudian stok bahan makanan yang dikonsumsi masyarakat apakah memenuhi atau tidak. “Persediaan bahan pokok makanan untuk masyarakat kuningan relatif stabil, begitu pula harga sayuran dan yang lainnya tidak ada peningkatan yang cukup signifikan kecuali harga daging ada peningkatan sebesar Rp 4 ribu,” jelasnya.
Menurutnya, dengan kondisi persediaan stok bahan makanan saat ini diharapkan masyarakat Kabupaten Kuningan dapat menjalankan ibadah shaum dengan tenang dan damai. “Pemerintah Kabupaten Kuningan senantiasa akan terus mengupayakan agar kondusivitas masyarakat dapat terwujud, ini merupakan kewajiban pemerintah dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.” ***beben

Senin, 15 Juni 2015

Bulan Bhakti Gotong Royong XII Dicanangkan




Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Suganda bersama dengan wakil Bupati Kuningan H. Acep Purnama menghadiri acara bulan bhakti gotong royong XII Tingkat Kabupaten Kuningan  yang diselenggarakan di desa Simpay Jaya Kecamatan Karangkancana pada Senin (15/6).
Kepala Badan Pemberdayaan   Masyarakat dan Desa  Kabupaten Kuningan Drs. Deniawan, M.Si  menjelaskan bahwa pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong tersebut bertujuan menumbuhkembangkan semangat gotong royong masyarakat dalam memeperkuat persatuan dan kesatuan bangsa melalui budaya gotong royong masyarakat  serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melaksanakan  berbagai bidang  pembangunan.
Kegiatan bulan Bhakti Gotong Royong ke XII tingkat kabupaten tersebut yang akan dilaksanakan meliputi pembangunan infrastruktur jalan, irigasi, sarana olahraga dan kantor desa yang tersebar di 7 lokasi  desa meliputi : desa Simpayjaya kec Karangkancana, Desa Lebakherang, Desa Sumberjaya Kec. Ciwaru, Desa Gewok Kec Garawangi, Desa Windusari, Desa Cikadu Kec. Nusaherang dan desa Cijemit Kec. Ciniru.
Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Suganda dalam sambutannya mengajak kepada seluruh masyarakat Kuningan, pemerintah Kecamatan dan desa/kelurahan  serta semua komponen untuk memperhatikan dan peduli kepada masyarakat kita yang belum berdaya “ semangat kebersamaan duduk sama rendah berdiri sama tinggi, berat sama dipikul ringan sama dijinjing itulah semangat gotong royong  yang ingin kita bangun di masyarakat Indoensia” kata Bupati Kuningan.
Bupati Kuningan juga menekankan bahwa bulan bhakti gotong royong masyarakat merupakan kegiatan kerjasama masyarakat yang diarahkan pada penguatan nilai-nilai persatuan dan kesatuan, serta peningkatan peran serta masyarakat dalam pembanguan menuju  masyarakat yang berdaya, amdiri dan bermartabat” mari kita tumbuhkan dan lestarikan semangat gotong royong, kita awasi bersama jangan sampai pembangunan yang tidak tepat sasaran, apalagi terjadi penyelewengan setiap anggaran dan program kegiatan di desa harus disosialisasikan kepada seluruh masyarakat, direncanakan memalui musyawarah  desa sehingga hasil-hasil pembanguan dirasakan manfaatnya untuk kesejahteraan masyarakat” kata Bupati Kuningan.====YHS=====

KARANG TARUNA DIKUKUHKAN




Bertempat di gedung Permata Kuningan Karang Taruna Kabupaten Kuningan masa Bhakti 2015-2020 dikukuhkan oleh Bupati Kuningan Hj. Utje CH suganda pada Senin (15/6).  Hadir dalam acara tersebut  Wakil Bupati Kuningan, Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Wakil Ketua Karang Taruna Jawa Barat, para kelapa SKPD Se kabupaten Kuningan, serta para undangan lainnya.
Ketua karang Taruna  Drs. Ade Priatna M.Si  mengatakan  bahwa organisasi Karang Taruna  yang dipimpinya tersebut mengakar sampai kedesa-desa  bahkan level kepengurusannya samapi ke RT dan jumlah pengurusnya dari Kabupaten hingga desa mencapai 376 “satu hal yang membuat kami bangga, saat ini Karang Taruna dari desa Cijemit, Kecamatan Ciniru  sedang mengikuti penilian Karang Taruna Tingkat Provinsi Jawa Barat, tentu ini sangat membanggakan  bagi kami yang baru saja dilantik  dan musah-mudahan saja hasilnya sangat positif, karena mengharumkan nama kuningan” kata Ketua Karang Taruna  Kabupaten Kuningan.
Sementara itu Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Suganda dalam sambutannya  sangat mengharapkan  bahwa Karang Taruna  dalam rangka revitalisasi pembangunan kepemudaan dan menggerakan potensi kepemudaan dalam menyelesaikan berbagai permasalahan sosial anatar lain kemiskinan dan pengangguran “ hal tersebut tidaklah berlebihan karena energi perubahan para pemuda diyakini  selalu ;ebih besar dibandingkan  elemen-elemen masyarakat lain. Semangat para pemuda untuk melakukan perbaikan juga selalu lebih menggelora  dibanding elemen masyarakt lain, tak heran jika presiden pertama  Republik Indoensia IR. Soekarno pernah mengatkan bahwa dengan kekuatan sepuluh pemuda, beliau berkeyakinan mampu mengubah dunia penggambaran ini menunjukan sedemikian besarnya potensi pemuda yang dapat didayagunakan untuk melakukan berbagai perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik” kata Bupati Kuningan.
Hj. Utje Ch Suganda juga berpesan  kepada seluruh jajaran pengurus Karang Taruna  kebupaten Kuningan yang baru agara dapat merancang program-program kerja yang memungkinkan untuk menganalisa energi semangat para pemuda yang ada di Kabupaten Kuningan,  responsif terhadap isu-isu aktual yang berkembang ditengah masyarakat selalu bina pola komunikasi yang efektif  sehingga perjalanan roda organisasi  Karang Taruna Kabupaten  Kuningan dapat berjalan lebih baik lagi.—YHS------