Total Tayangan Laman

Kamis, 27 April 2017

MENATA KEMBALI KEPARIWISATAAN KABUPATEN KUNINGAN




Dalam upaya menata kembali kepariwisataan, Pemerintah daerah Kabupaten Kuningan mendorong para pengelola wisata untuk terus melakukan pembenahan dan inovasi agar setiap obyek wisata memiliki daya tarik.
Menurut Bupati Kuningan H. Acep Purnama, Kabupaten Kuningan memiliki 76 obyek wisata baik wisata alam, wisata sejarah maupun wisata air.
Obyek wisata yang saat ini sedang dikembangan dengan membangun infrastruktur jalan menuju lokasi wisata untuk bisa dilalui kendaraan roda empat. “Potensi wisata yang belum bisa dikembangkan kami mengharapkan ada bantuan dari pemerintah pusat maupun propinsi,” kata Bupati Kuningan, pada acara Multi Even di, GOR Ewangga Komplek Stadion Mashud Wiisnu Saputra, Senin (24/4/2017).

Bupati Acep menerangkan, pengembangan wisata Kabupaten Kuningan dalam rangka menangkap peluang kunjungan wisata seiring dengan perkembangan infrastruktur di wilayah Ciayumajakuning, terutama setelah dibangunya jalan tol Cipali dan pembangunan Bandara Internasional Kertajati di Kabupaten Majalengka. (HD)*

TANAMKAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM KOMPETISI OLAHRAGA




Bupati Kuningan H. Acep Purnama, membuka kejuaraan Futsal dan Bola Voli Mini Piala Bupati serta Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN) jenjang Sekolah Dasar Tingkat Kabupaten Kuningan Tahun 2017, di Lapang Pandapa Paramarta Kabupaten Kuningan, Kamis (27/4/2017).
Menurut Bupati Kuningan H. Acep Purnama, kegiatan olahraga harus dimaknai sebagai salah satu sarana bagi siswa untuk belajar serta wujud penanaman nilai-nilai pendidikan. Oleh sebab itu, sambung bupati, meraih kemenangan bukan tujuan utama, namun diharapkan sebagai sarana berjuang bersama, belajar menyikapi kemenangan dan kekalahan, menghargai diri sendiri, menghargai orang lain dan menaati aturan, mendorong persaudaraan dan perdamaian serta berkompetisi secara jujur atau fair play.
“Hasil yang diraih dari kejuaraan ini diharapkan menjadi salah satu upaya kita bersama dalam meletakan pondasi yang kuat guna menghasikan atlet-atlet potensial yang kuat gun berdaya saing dan berkarakter pada masa mendatang,” kata Bupati Acep.

Bupati berharap kompetesi olahraga itu bisa diwujudkan denagn nuansa penuh antusias dan suka cita dalam berusaha, saling pengertian dengan semangat persahabatan, solidaritas dan fairplay yang ditunjukan oleh atlet, pelatih maupun Pembina pada saat kompetisi. (HD)*

IPEMI DIHARAPKAN MENJADI ORGANISASI YANG MANDIRI



Wakil Bupati Kuningan Dede Sembada, menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kabupaten Kuningan, bertempat di RM. Lembah Ciremai, Karamatmulya, Rabu (26/4/2017).

Dengan terbentuknya IPEMI Kabupaten Kuningan diharapkan mampu ikut berperan serta dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi para pengusaha muslimah jamaah majelis talim maupun komunitas islami lainnya.

“Pemerintah daerah akan selalu mendorong IPEMI Kabupaten Kuningan, karena saya yakin organisasi ini akan menjadi salah satu organisasi yang mandiri serta merupakan wadah kalangan wiraswasta muslimah untuk menggeliatkan ekonomi di Kabupaten Kuningan,” kata Bupati Kuningan H. Acep Purnama dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Dede Sembada.


Bupati berharap IPEMI Kabupaten Kuningan untuk bersinergi dengan pemerintah daerah, karena banyaknya potensi perekonomian masyarakat di Kabupaten Kuningan yang memerlukan pembinaan dan pengembangan. Diantaranya sektor pariwisata, kerajinan dan produk unggulan lainnya. (HD)*

PEMBANGUNAN SANITASI BUKAN SEKADAR PROGRAM





Bupati Kuningan H. Acep Purnama, mengingatkan masyarakat untuk melaksanakan sanitasi di lingkungan masing-masing. Sanitasi bisa dimulai dari lingkungan rumah tangga misalnya kebiasaan cuci tangan pakai sabun, membuang sampah pada tempatnya dan perilaku hidup sehat lainnya.

“Kita berikan contoh yang baik kepada anak-anak agar mereka terbiasa hidup sehat. Jika semua keluarga hidup sehat bukan hal tidak mungkin bisa mewujudkan masyarakat Kabupaten Kuningan yang sehat dan bersih,” kata Bupati Acep dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Dede Sembada, pada acara Kick Off Meeting Program Percepatan Pembangunan Sanitasi, di Ruang Linggajati Setda Kuningan, Rabu (26/4/2017).

Ia menjelaskan, pembangunan sanitasi bukan sekadar program atau kegiatan, melainkan upaya perubahan paradigma dan perilaku sehat masyarakat, Sanitasi bukan pula sekadar alokasi anggaran, melainkan teentang bagaimana kegiatan yang dianggarkan itu berdampak terhadap peningkatan akses sanitasi yang lebih efektif serta tepat guna bagi masyarakat.

Menurutnya, beberapa indikator kinerja pembangunan sanitasi permukiman masih bisa ditingkatkan diantaranya program sanitasi Total Berbasis Masyarakat di lingkungan dinas kesehatan merupakan yang efektif untuk pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan sanitasi (HD)*

Rabu, 26 April 2017

BUPATI MERESMIKAN MASJID AL-HIDAYAH KEMBANGLOPANG




Bupati Kuningan H. Acep Purnama selalu mengajak kepada umat Islam agar meninggalkan pekerjaan saat adzan berkumandang, untuk melaksanakan sholat berjamaah di Masjid. Sholat berjamaah lebih besar pahalanya dibanding sholat sendirian.
“Beberapa waktu lalu saya mengeluarkan surat edaran khususnya untuk kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan aparatur desa untuk meninggalkan pekerjaan ketika adzan berkumandang untuk melaksanakan sholat berjamaah, Mudah-mudahan bisa diikuti oleh masyarakat umat Islam pada umumnya,’ kata Bupati Kuningan H. Acep Purnama, saat meresmikan Masjid Al-Hidayah Dusun KembangLopang Desa Pamulihan, Kecamatan Pamulihan, Kecamatan Subang, Senin (24/4/2017).
Bupati Acep merasa bangga melihat Masjid Dusun Kembanglopang yang cukup megah. Masjid itu dibangun dengan cara swadaya masyarakat. Hal itu salah satu kemandirian masyarakat selaras dengan visi misi Kabupaten Kuningan yakni Mandiri Agamis Sejahtera (MAS).

“Saya bangga melihat Masjid kampung yang cukup megah, tinggal bagaimana kita memanfaatnya untuk sholat berjamaah dan kegiatan keagamaan lainnya Sholat berjamaah lebih baik dibanding sholat sendirian,” jelasnya. (HD)*

Selasa, 25 April 2017

KUNINGAN RAIH KABUPATEN KINERJA TERTINGGI




Berdasarkan hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD) Tahun 2016, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menetapkan 23 Daerah berkinerja baik secara Nasional.
Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Otonomi Daerah, Sumarsono dalam Acara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke XXI di Alun-Alun Sidoarjo, Selasa (25/04/2017).
Dari 23 Daerah tersebut, terbagi dalam 3 Pemerintah Provinsi, 10 Kota dan 10 Kabupaten. Salah satunya adalah Kabupaten Kuningan.
“Untuk mengapresiasi capaian kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah, Presiden RI melalui Menkopolhukam menganugerahkan Penghargaan Kepada Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota dengan capaian kinerja tertinggi,” Kata Sumarsono dalam sambutannya.
Evaluasi kinerja Pemerintah Daerah (Pemda) sendiri didapat dari hasil Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) dalam setiap tahunnya.
Dalam acara yang bertema “Dengan Semangat Otonomi Daerah, Kita Tingkatkan Ekonomi Daerah Melalui E-Government” ini ada beberapa hal penting, salah satunya yakni untuk meningkatkan pelayanan publik yang harus dikelola secara elektronik, sehingga memudahkan masyarakat agar sasarannya tepat dan cepat.
Adapun dari 23 Daerah berkinerja baik. Tiga Provinsi Tertinggi secara Nasional diantaranya, Provinsi Jawa Timur, kedua di raih Provinsi Jawa Barat, dan terakhir diraih Provinsi Kalimantan Timur.
10 Kabupaten tertinggi kinerja terbaik secara Nasional. Diantaranya, Kabupaten Sidoarjo (Jatim), Kabupaten Karanganyar (Jateng), Kabupaten Kudus (Jateng), Kabupaten Lamongan (Jatim), Kabupaten Pinrang (Sulsel), Kabupaten Banyuwangi (Jatim), Kabupaten Bantul (DIY), Kabupaten Probolinggo (Jatim), Kabupaten Kuningan (Jabar), Dan Kabupaten Pati (Jateng).
Sementara, 10 kota terbaik/tertinggi secara Nasional, diantaranya, Kota Makassar (Sulsel), Kota Surabaya (Jatim), kota Samarinda, kota Mojokerto, Kota Gorontalo, kota Bandung, Kota Depok (Jabar). Kota Banjar (Jabar), Kota Bontang (Kaltim), dan Kota Sukabumi (Jabar).
Bupati Kuningan H. Acep Purnama disela menerima penghargaan mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kuningan sangat bersyukur karena masuk 10 besar Kabupaten dengan nilai kinerja tertinggi dari sekian banyak kabupaten yang ada di Indonesia, hal ini tak lepas dari kerja kerass semua pihak, DPRD, SKPD yang telah bekerjasama memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat Kabupaten Kuningan.
“ Alhamdulilah, bukan penghargaan yang mejadi tujuan utama Kabupaten Kuningan, akan tetapi komitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk rakyat berbuah penghargaan dari Pemerintah Pusat”. Papar Acep.
Hal tersebut juga diamini oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Kuningan Drs. Maman Hermansyah, dengan adanya komitmen yang kuat dari dari kepemimpinan H. Acep Purnama selaku Bupati Kuningan untuk memberikan pelayanan yang baik untuk masyarakat, serta didukung oleh DPRD dan SKPD dalam menyelesaikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah ( LPPD ) sehingga hal ini berbuah penghargaan dari Pemerintah Pusat. Terima Kasih kepada semua pihak yang telah mendukung komitmen ini. Tutup Maman. *DoniS*

BIMBINGAN TEKNIS PARA PENGELOLA ARSIP SEKOLAH DI BUKA WABUP






Bimbingan teknis para pengelola arsip sekolah di lingkungan pemerintah Kabupaten kuningan yang di laksanakan pada hari selasa dan rabu (25-26 April 2017) bertempat di Gedung Wisma Permata Kuningan, yang di buka Wakil Bupati Kuningan Dede Sembada ST, yang di hadiri oleh kepala Dinas kearsipan dan perpustakaan Kabupaten Kuningan, para fungsional Arsiparis, dan pejabat Struktural dinas kearsipan.

Dalam laporannya ketua pelaksana bimbingan teknis melaporkan peserta bimbingan ada 50 orang pengelola kearsipan dan  sering terjadinya pergantian personal yang mengelola arsip di unit kerja termasuk di lingkungan sekolah dan di lingkungan pemerintah Kabupaten Kuningan sehingga memerlukan pembinaan yang terus menerus agar pengelolaan arsip bisa berkelanjuatan.

Wakil bupati dalam sambutanya menyampaikan lahirnya Undang-undang No43 tahun 2009 tentang kearsipan adalah berangkat dari penyelenggaraan kearsipan yang belum terpadusecra sistematik dan komprensif yang semuanya tidak terlepas dari pemahaman terhadap asip yang betbatas dan sempit dari berbagai kalangan termasuk di kalangan Pemerintahan.

Di harappkan dengan lahirnya Undang-undang tentang kearsipan ini akan terjadinya perubahan terhadap penyelenggaraan kearsipan untuk memberikan kepastian hukum terhadap penyelenggaraan kearsipan yang tujuan akhirnya tidak lain adalah untuk menjamin pertanggung jawaban kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Mengakhiri sambutanya Wakil Bupati berharapkan selain adanya  kesamaan persepsi tentang arsip juga meningkatkan kesadaran kita semua terhadap masalah kearsipan dan mulai mengambil langkah kongkrit pembenahan managemen kearsipan di masing-masing instansi dan di harapkan di sekolah ada ruang khusus untuk Depo Arsip. **IP

Kamis, 20 April 2017

ACEP BEBERESIH SEKITAR TAMAN KOTA



Bupati Kuningan H. Acep Purnama membuktikan keseriusannya untuk menjaga Kota Kuningan tetap Aman Sehat Rindang dan Indah ( ASRI ) sesuai dengan moto Kuningan. Hal tersebut dibuktikan dengan turun langsung kelapangan untuk menata kebersihan serta keindahan kawasan perkotaan sekitar pertokoan jalan Siliwangi dan Taman Kota Kuningan, Kamis 20-04.
Kegiatan yang dimotori Dinas Sosial Pimpinan Uus Rusndar dilakukan dalam rangka rangkaian memperingati Hari Kartini serta untuk menjaga keindahan Kota Kuningan. Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Kuningan H. Acep Purnama, Kepala Dinas Sosial Uus Rusnandar, serta para pengurus dan jajaran Gabungan Organisasi Wanita.
Bupati Kuningan tidak segan-segan menegur para pedagang kaki lima yang berdagang disekitar jalan siliwangi sampai Taman Kota Kuningan untuk tetap menjaga kebersihan disekitar tempat mereka berdagang. “ Bapak ibu saya mohon untuk bisa menjaga kebersihan disekitar bapak dan ibu berdagang yah “. Ucap Acep.
Dikatakan Acep, bahwa Kabupaten Kuningan harus tetap menjadi Kabupaten yang bersih dan tertata dengan baik sehingga keindahan tetap terjaga dengan baik, seperti kita ketahui bersama pembangunan fasilitas umum di Kabupaten Kuningan telah tersedia dengan baik untuk itu kewajiban kita semua untuk menjaganya.
Lebih lanjut Acep mengatakan bahwasannya dia ingin membawa Kabupaten Kuningan sebagai Kabupaten Konservasi, untuk itu bukan hanya tugas pemerintah saja untuk menjaga serta memelihara lingkungan, hal tersebut juga menjadi tanggung jawab semua unsur masyarakat baik itu pelajar, Mahasiswa, pedagang, pengusaha, juga semua unsur lainnya. Tutup Acep. *DOniS*


BUPATI MINTA PPK MENGUASAI REGULASI PENGADAAN BARANG


Menyikapi adanya kebijakan pemerintah melalui Perpres 54 Tahun 2010 dan perubahan tentang pengadaan barang/jasa, Bupati Kuningan H. Acep Purnama meminta PPK (pejabat pembuat komitmen) dapat melaksanakan tugas dengan baik dalam menetapkan rencana pelaksanaan pengadaan barang dan jasa.
Sebagaimana dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan H. Yosep Setiawan, pada acara Bimbingan Teknis Penyusunan HPS dan Rancangan Kontrak Pemerintah, di Hotel Horison Tirta Sanita, Rabu (19/4/2017).
Bupati Acep menekankan kembali bahwa PPK memiliki tugas diantaranya melakukan penyusunan harga perkiraan sendiri dan rancangan kontrak.
“Harga perkiraan sendiri adalah komponen yang sangat penting pada proses pengadaan barang dan jasa, yang disusun dengan nilai yang cukup. Jangan lupa memasukan komponen pekerjaan yang penting, agar ketika barang sudah diperoleh dapat dioperasikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” kata bupati.
Bupati Acep meminta agar PPK yang telah ditunjuk oleh pengguna anggaran, memahami dan menguasai regulasi yang ada. Hal itu penting agar secara langsung memacu percepatan pelaksanaan pembangunan.
“Bimbingan teknis diharapkan punya arah agar terbebas dari indikasi tindak pidana korupsi. Bimbingan teknis ini merupakan upaya meningkatkan profesionalisme dalam pelaksanaan proses pengadaan barang/jasa pemerintah,” tandasnya. (HD)*


PEMERINTAH DAERAH DORONG PKK DESA



Pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan perhatian terhadap peningkatan kinerja Tim Penggerak PKK desa serta para kadernya, karena memiliki peranan penting dalam upaya turut mendorong peningkatan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) dan gerakan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga.
“Oleh sebab itu, motivsi dan dan kesadaran pengurus Tim penggerak PKK terus digelorakan agar mampu melaksanakan program PKK,” kata Bupati Kuningan H. Acep Purnama, dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah Yosep Setiawan, pada acara Lomba KB/Kes Katagori Lingkungan Bersih Sehat, Tingkat nasional, di Desa Ragawacana, Kecamatan Karamatmulya, Selasa (18/4/2017).
Bupati Acep mengingatkan kembali kepada jajaran Tim Penggerak PKK untuk melaksanakan dan memahami tujuan program PKK dalam rangka pemberdayaan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Hal itu selaras dengan visi misi Kabupaten Kuningan yaitu Mandiri, Agamis dan Sejahtera. Untuk mewujudkan visi Kuningan Tahun 2018, salah satunya adalah Gerakan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluargan yang peduli dalam perwujudan pembangunan di Kabupaten Kuningan (IP),