Total Tayangan Laman

Kamis, 17 April 2014

Peringatan Hari Kesadaran Nasional,PNS HARUS TERUS BERINOVASI.



Pemerintah kabupaten Kuningan  melaksanakan apel kesadaran nasional pada tanggal Kamis (17/4), dihalaman Setda Kabupaten Kuningan yang diikuti oleh para pegawai setda kabupaten kuningan dan bertindak sebagai pembina apel Wakil Bupati Kuningan H. Acep Purnama S.H,M.H .


Dalam amanatnya  wakil Bupati Kuningan berharap agar Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai angggota Korpri Kuningan  untuk tidak pernah berhenti berpikir, tidak berhenti melangkah, terus memaksimalkan potensi yang dimiliki dengan melakukan berbagai inovasi dan berkreasi untuk menampilkan pelayanan publik yang  lebih  baik ditengah masyarakat di tengah masyarakat guna melakukan perbaikan-perbaikan dalam lingkungan pemerintah kabupaten Kuningan.

Dewan pengurus Korpri Kabupaten Kuningan rencananya  pada tanggal 6 mei-11 Mei 2014  bekerja sama dengan pundi amal  SCTV akan melaksanakan program Korpri Peduli dengan agenda kegiatan berupa ;  pengobatan gratis bagi 1500 masyarakat kurang mampu dan pemeriksanaan gigi gratis bagi anak-anak sekolah dasar yang akan dilaksanakan didaerah perbatasan yakni kecamatan Cibingbin, Kecamatan Pasawahan dan kecamatan darma, dari tanggal 5 Mei sampai 7 Mei 2014, operasi katarak bagi masyarakat kurang mampu sebanyak 100 orang yang akan dilaksanakan di RSUD’45 Kuningan pada tanggal 8 mei 2014 dan Donor darah akan dilaksanakan di Pandapa Paramarta tanggal 11 mei 2014 yang juga akan dimeriahkan oelh artis obu kota.

“ saya tekankan kepada saudara-saudara sekalian marilah kita bersama-sama mendukung dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang baik, karena kegiatan ini merupakan kegiatan kemanusiaan sebagai tanda  bhakti dan wujud kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang kurang mampu dalam mengatasi masalah kesehatan” Kata H. Acep Purnama, S.H, MH

Rabu, 16 April 2014

Rakerda mantapkan program kependudukan, KB dan Kesehatan



Bertempat di Lembah Ciremai Resto Kuningan Wakil Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH. MH membuka Rapat kerja Daerah Program kependudukan, Keluarga Berencana dan Kesehatan Kabupaten Kuningan pada Rabu (16/4). Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala perwakilan BKKBN provinsi Jawa Barat Ir. Siti Patonah, M,PH, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) kabupaten Kuningan,  Sekretariat Daerah  Kabupaten Kuningan  H. Yosep Setiwan, M.Si,  kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan  (BKBPP) Kabupaten Kuningan Dra. Hj. Poppy N. Puspitasari, Kepala Dinas kesehatan Kabupaten Kuningan,  Direktur RSUD’45 Kuningan serta para peserta Rakerda.




Kepala kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan  (BKBPP) Kabupaten Kuningan Dra. Hj. Poppy N. Puspitasari, dalam sambutannya  menjelaskan bahwa kegiatan rapat kerja daerah program kependudukan, keluarga berencana  dan kesehatan tahun 2014 merupakan wahana yang strategis untuk mengevaluasi, merencanakan dan membangun komitmen bersama dimana raker tersebut diikuti 200 orang yang terdiri dari unsur SKPD,penanggung jawab program tingkat kecamatan, unit pelaksana teknis, organisasi profesi serta mitra kerja “
Wakil bupati Kuningan H. Acep Purnama SH, MH mengatakan bahwa tingka kesertaan ber KB masyarakat tahun 2013 sebesar 173,497 peserta atau 79,57% dari Pasangan usia Subu (PUS)  sebanyak 230,288. “ peran remaja melalui kegiatan generasi berencana(genre) sudah  cukup baik, sehingga mengantarkan kabupaten Kuningan menjadi juara I Jawa barat dalam duta mahasiswa atas nama Ageng Sutrisno dari UNIKU dan Juara I jawa Barat dalam loba pusat Informasi dan konseling remaja (PIK-R) atas nama Pusat Informasi Konseling (PIK) R  Patriot dari SMK Model Patriot IV. Ciawigebang yang salah satu siswanya memperoleh juara I TK Nasional atas nama Nursidik” Kata Wakil Bupati Kuningan.
Lebih lanjut H. Acep Purnama SH, MH menjelaskan bahwa pada sector kesehatan diantaranya ditandai  dengan angka harapan hidup 70,94 Tahun, pencapaian  indeks kesehatan sebesar 76,57 pada tahun 2013 yang mengantarkan kabupaten Kuningan memperoleh penghargaan Swasti Saba Pandapa dari Gubenur Jawa Barat selain itu juga penghargaan tingkat nasional kepada Fitri Nurlia AMD,Keb. Sebagai tenaga keperawatan teladan sekaligus mendapatkan penghargaan kuningan Award 2013” begitu pula program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak telah dicapai Anugrah Parahita Ekapraya (APE) dari pemerintah pusat” tambah H. Acep Purnama SH, MH.
Kualitas penduduk di Kabupaten Kuningan yang diukur dengan IPM  masih didominasi oleh metode KB Hormonal sebanyak 192,729 (74,77) dari total 173.497  dan tingkat KB Pria  MOP masih sangat rendah baru mencapai 311 orang (0,18%). Untuk pasangan usia subur yang tidak telindungi kontasepsi sebanyak 56.971 orang sedangkan sector kesehatan  angkat kematian ibu tahun 2013  sebesar 19 kasus, kamatian bayi 149 termasuk masih terjadi kekerasan terhadap perempuan dan anak sebanyak 147 kasus.  -yohanes-

Selasa, 15 April 2014

TAHUN 2014 TAHUN KUALITAS





Bertempat di Wisma Permata pada Hari selasa (15/4) Wakil Bupati Kuningan H. Acep Purnama secara resmi membuka Bimbingan Teknis Pengawas lapangan dan Direksi Teknis penerima hasil pekerjaan.  Hadir dalam acara tersebut Kepala Bagian Pembangunan Setda H. Bambang Heryanto, M.Si serta para peserta bintek.

Kepala Bagian Pembangunan H. Bambang Heryanto, M.Si selaku ketua panitia dalam laporanya menjelaskan bahwa tujuan dari diadakannya bintek tersebut adalah untuk meningkatkan pemahaman serta kepatuhan terhadap aturan perundang-undangan yang berlaku “ untuk materi yang akan diberikan yaitu : manajemen pengelolaan proyek, kebijakan pengawasan, pengawasan kuantitas kontruksi, pekerjaan kontruksi bidang sumber daya air, pekerjaan kontruksi bidang perumahan dan pemukiman, pekerjaan kontruksi bidang kebinamargaan sedangkan untuk nara sumber berasal dari Balai diklat PU wilayah III Bandung, dan dari Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Kabupaten Kuningan untuk peserta  berjumlah 125 orang” ujar Bambang.

Sementara itu Wakil Bupati Kuningan H. Acep Purnama dalam sambutannnya mengungkapkan bahwa pemerintah berharap kedepannya baik para pengawas lapangan maupun  kepada direksi teknis/panitia penerima hasil pekerjaan dapat lebih profesional, teliti, memiliki integritas moral tinggi, disiplin serta tanggung jawab yang besar dalam pelaksanaan tugas  dan pekerjaan.

 “ selain itu juga yang tidak kalah penting yaitu mematuhi segala peraturan yang telah ditetapkan sehingga pada akhirnya kualitas pekerjaan dapat tercapai dengan baik, yaitu tepat mutu, tepat waktu, tepat sasaran sesuai tuntutan masyarakat dan saya minta kepada para pengawas dan direksi/panitia penerima hasil pekrjaan dalam pelaksanaan pekerjaan dalam melaksanakan pekerjaan jangan sampai saudara diatur dan dikendalikan oelh rekanan serta saudara harus tegas dalam menindak apabila pekerjaan ada hal-hal yang tidak sesuai dengan gambar, bestek dan aturan yang telah disepakati dalam kontrak”.

Sesuai dengan instruksi Bupati Kuningan Hj. Utje Ch. Suganda, tahun 2014 adalah tahun kualitas, seluruh pekerjaan baik itu fisik maupun non fisik agar dapat selesai dengan kualitas dan kuantitas yang baik sesuai dengan perencanaan sehingga manfaat bagi masyarakat dapat dirasakan oleh seluruh masyrakat Kuningan. Tutup Acep. *DoniS*

Kamis, 10 April 2014

KUNINGAN GELAR MUSRENBANG RPJMD




Pemerintah kabupaten Kuningan melaksanakan Kegiatan Musrenbang RPJMD Kabupaten Kuningan Tabun 2011-2018 yang dilaksanakan di Hotel Tirtasanita Panawuan Kuningan pada Kamis (10/4).  RJPMD  merupakan salah satu Proses dari rangkian  penyusunan rencana pembangunan jangka menengah daerah. Rumusan RPJMD 2011-2018 Telah melalui tahap kajian. Dalam Musrenbang ini, dibahas mengenai 11 program prioritas daerah. Dimana, ke 11 program ini merupakan tujuan umum dari disusunnya RPJMD. Adapun dasar penyusunannya, diambil dari grand desain visi dan misi kepemimpinan Bupati Utje Ch Hamid Suganda, MAP dan Wakil Bupati Kunngan H Acep Purnama, MH yang menginginkan Kuningan Mandiri, Agamis, dan Sejahtera

           
Bupati Kuningan dalam Hj. Utje Ch Suganda dalam sambutannya menyampaikan bahwa visi pembangunan kabupaten Kuningan mengamatkan tiga pencapaian utama Pertama, Kemandirian perekonomian masyarakat yang salah satu pencapaiannya berupa kemandirian pangan, Kedua, kehidupan sosial masyarakat yang harmonis, selaras dan kondusif bagi pelaksanaan pembangunan. Hal ini bisa dicapai dengan internalisasi nilai-nilai agama dalam setiap perikehidupan masyarakat. Jilai agama akan menjaga norma-norma kemasyarakatan, kebudayaan, hak-ha azasi manusia dan kebenaran universal. Ketiga adalah pemerataan kesehjateraan, hasil pembangunan harus dapat dinikmati oelh semua lapisan masyarakat. Kemajuan yang diperoleh dari proses pembangunan seyogyanya dapat menjaga distribusi kesejahteraan yang berkeadilan. Secara sederhana, kesehjahteraan yang ingun dicapai di kabupaten Kuningan harus terasa dari desa ke kota, dari kelompok ekonomi atas sampai bawah sehingga esensi tujuan pembangunan untuk meningktakan harkat dan mastabat manusia tercapai.

            Wakil Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH, MH menambahkan bahwa dalam proses pembangunan di Kabupaten Kuningan merupakan wujud sinergi semua unsur masyarakat muali dari pemerintah daerah, unsure legislative, aparat penegak hukum, tokoh agama dan masyarakat dan kepemudaan serta seluruh  masyarakat pada umumnya. Keberhasilan pembangunan di Kabupaten Kuningan ditentukan oleh seluruh masyarakat dan akan dinikmati hasilnya juga oleh seluruh masyarakat kabupaten Kuningan.

Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Rana Suparman, S.Sos menyampaikan rencana  pembangunan jangka panjang menegah daerah merupakan wujud pelaksanaan amanat masyarakat yang termuat dalam rencana jangka panjang kabupaten Kuningan (RPJP 2005-2025) yang merupakan kesepakatan bersama mengenai  arah pembangunan kabupaten Kuningan, “harapan masyarakat tentu RJPMD 2014-2018 menjadi langkah maju menuju kabupaten Kuningan yang lebih sejahtera” Kata Rana Suparman, S.Sos

Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan  Drs. H. Yosep Setiawan M,Si  mengungkapkan bahwa sinergi perencanaan dengan kebijakan regional dan nasional senantiasa dijaga. Proses perencanaan daerah akan selalu memperhatikan unsure sinergitas dengan kebijakan nasional, provinsi dan konteks pembangunan regional terutama didarah CIAYUMAJAKUNING. “ Perencanaan Pembangunan yang dapat saling mengisi dan menguatkan antar daerah dapat mewujudkan keunggulan kawasan untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, sosial dan budaya yang tangguh” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Kuninga.

Kegiatan Musrnevang RPJMD tersebut Musrenbang ini dihadiri oleh Kepala Bappeda Provinsi Jawa Barat dan Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Kuningan. Adapun peserta Musrenbangnya adalah para Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SKPD), para Camat, BUMD, serta perwakilan dari  Kabupaten/kota yang berbatasan dengan kabupaten Kuningan.—Yohanes---

HUMAS SETDA GELAR LATIHAN KEPROTOKOLAN.




Sebanyak 140 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berasal dari Satuan Kerja perangkat Daerah (SKPD) dan kecamatan di lingkungan pemerintah Kabupaten Kuningan, mengikuti pelatihan keprotokolan yang diselenggarakan oleh Bagian Humas Setda kabupaten Kuningan, selama dua hari mulai  kamis  (10/4) sampai dengan Jumat (11/4) di gedung Permata Kuningan.




Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah kabupaten Kuningan Drs. Asep Budi Setiawan, M.Si menerangkan bahwa tujuan dari diadakannya pelatihan keprotokolan tersebut adalah untuk meningkatkan pengetahuan , keahlian, keterampilan, dan sikap untuk melaksanakan tugas yang berkaitan dengan keprotokolan secara profesional dilandasi kepribadian dan etika yang baik dan memantapkan semangat pengabdian yang berorientasi pada terlaksananya kegiatan-kegiatan kedinasan sesuai aturan keprotokolan yang berlaku. “ saya berharap dengan adanya pelatihan keprotokolan ini akan terwujudnya pegawai negeri sipil yang memiliki kompetensi dan terampil dalam  pelaksanaan tugas-tugas khususnya yang berkaitan dengan keprotokolan”.kata Drs.Asep Budi Setiawan M.Si

Bupati Kuningan Hj.Utje Ch Suganda dalam sambutannya menyambut baik dengan diadakannya kegiatan tersebut . “kegiatan ini adalah salah satu upaya peningkatan kualitas sdm, khususnya aparatur pemerintah kabupaten kuningan yang menangani penyelenggaraan acara di lingkungan pemerintah kabupaten kuningan saya mengharapkan kepada peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh karena pemahaman keprotokolan akan berimbas positif untuk membangun citra baik atau image building bagi individu maupun instansi, dalam hal ini adalah pemerintah kabupaten kuningan”. Kata Bupati Kuningan.-----Yohanes-----