Total Tayangan Laman

Rabu, 27 Juli 2016

PKK PERINGATI HARI KESATUAN KE-44

Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan melaksanakan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke 44 tahun 2016. Bertempat di Gedung Sanggariang Jl. Siliwangi Kuningan yang dihadiri oleh Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH, MH, Sekretaris Daerah H. Yosep Setiawan, Ketua TP PKK Hj. Ika Acep, Ketua DWP Hj Popi Yosep, dan dalam kesempatan ini hadir juga para mantan Ketua TP PKK antara lain Ny. Subandi, Ny. Djufri Pringadi serta Ny. Dadah Momon Rochmana, dan para undangan lainnya.



Peran serta keluarga sangat penting dalam mencerdaskan suatu bangsa, oleh karena itu gerakan PKK telah berupaya mengadakan gerakan pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah yang bertujuan mewujudkan keluarga sehat, sejahtera, maju, dan mandiri. Gerakan PKK bahkan telah mewujudkan perannya sebagai motivator dan dinamisator masyarakat agar setiap keluarga di Indonesia dapat menjadi instrument pembangunan yang handal.

Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan Hj Ika Acep mengatakan, peringatan HKG PKK ke-44 merupakan puncak kegiatan TP PKK selama 1 tahun yang diakhiri dengan pelaksanaan evaluasi dan monitoring dari Tim Penggerak PKK satu tingkat diatasnya.
“Mari kita introspeksi, mengevaluasi apa saja yang telah dilakukan oleh PKK selama satu tahun. Kemudian apa keberhasilan yang telah dicapai, apa masalah dan hambatannya serta bagaimana solusinya untuk selanjutnya dijadikan barometer agar melangkah lebih baik lagi pada tahun berikutnya.” Ungkapnya.

Sementara itu Bupati Kuningan H. Acep Purnama memberikan apresiasi terhadap kiprah nyata PKK yang telah memberikan kontribusi penting yang juga cukup dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas melalui program-program terpadu PKK yang ditujukan langsung untuk masyarakat terutama kegiatan-kegiatan sosial.

Lebih lanjut Ia mengatakan, peringatan HKG PKK merupakan momentum puncak segala aktifitas PKK dan menjadi ciri utama terhadap jati diri dan keberadaan PKK sehingga layak untuk dilaksanakan karena membangkitkan semangat dalam pengabdian dan sebagai media silaturahmi antara pengurus se-kabupaten kuningan.
Acep juga meminta kepada seluruh jajaran pengurus PKK Kabupaten Kuningan sebagai mitra kerja pemerintah daerah hendaknya dapat berperan lebih aktif lagi didalam mensejahterakan masyarakat melalui 10 program PKK diharapkan jadi motor penggerak membangun masyarakat. *DOniS


Selasa, 26 Juli 2016

KARANG TARUNA SANG ADIPATI DINILAI TIM PROVINSI



Setelah sebelumnya pada tahap pertama Karang Taruna Sang Adipati Kelurahan Winduherang memberikan ekspos di tingkat provinsi dan masuk 5 (Lima) besar, hari ini Selasa (26/6/2016) kembali Karang Taruna Sang Adipati dinilai oleh tim penilai lomba karang taruna berprestasi tingkat provinsi tahap II.
Upacara penyambutan tim penilai yang berjumlah 7 (tujuh) orang diisi beragam kesenian mulai dari burok, singa depok, rampak genjring, serta reog anak sekolah dasar ditunjukkan menambah semarak kegiatan penilaian lomba Karang Taruna tingkat provinsi. “Kesenian-kesenian ini sengaja ditampilkan demi menyemarakan kegiatan lomba penilaian karang taruna,” ujar Dede Sugiarto selaku ketua Karang Taruna Sang Adipati.
Menurutnya, segala sumber daya yang ada di Kelurahan Winduherang di berbagai bidang kami tunjukan demi memenuhi kriteria-kriteria penilaian, dengan harapan Karang Taruna Kelurahan Winduherang menjadi juara pertama.
Ketua Tim penilai Muhamad Satria, S.Sos, M.Si mengatakan penilaian karang taruna kali ini merupakan penilaian untuk kali kedua, tahun lalu penilaian Karang Taruna Medal Jaya Desa Cijemit mendapat dukungan luar biasa dari berbagai pihak dan saat inipun tidak berubah atau berkurang.
“Tahun lalu lingkupnya pedesaan saat ini lingkupnya kelurahan, mudah-mudahan ada citarasa berbeda, tingkat paguyuban serta partisipasinya seperti di desa, dari ukuran parameter kearifan lokal Karang Taruna Kelurahan Sang Adipati sudah juara,” ungkapnya.
Menurutnya, tiap tahunnya penghargaan bagi karang taruna terbaik terus dilaksanakan dan baru kuningan yang berhasil mendobrak tradisi juara karang taruna, biasanya karang taruna yang berada di perkotaan terutama di bandung yang selalu jadi juara pertama, namun tahun lalu Karang Taruna Medal Jaya Desa Cijemit Kabupaten Kuningan berhasil menjadi juara pertama tingkat nasional bukan lagi tingkat provinsi.
Lebih lanjut, Satria mengatakan setelah dilakukan verifikasi secara umum di lapangan nilai karang taruna Sang Adipati di atas rata-rata namun sebagai evaluasi ada beberapa bidang yang menjadi kelemahan diantaranya tata kelola administrasi. “Hal terpenting adalah sinergitas, karang taruna tidak bisa berdiri sendiri, karang taruna harus diaktifkan secara luas, dan saya merasa bangga dengan dukungan besar dari pemerintah, kami akan mengusulkan Bupati Kuningan H. Acep Purnama, M.H dalam Karang Taruna Award.”
Sementara itu Bupati Kuningan H. Acep Purnama, M.H mengatakan karang taruna Medal Jaya yang tahun lalu telah menjadi juara di tingkat nasional menjadi inspirasi untuk kembali mendobrak tradisi juara karang taruna. “Tingkat desa saja bisa juara nasional apalagi lingkupnya kelurahan bukan tidak mungkin untuk bisa juara lagi,” kelakarnya.
Bupati meminta kepada tim penilai untuk menilai karang taruna Sang Adipati dengan seobjektif mungkin sehingga kami tahu kekurangan dan kelebihan yang kami miliki untuk dijadikan bahan evaluasi demi peningkatan kedepan.
“Saya pribadi sebelum menjadi Bupati sering melakukan kerja sama dengan karang taruna Sang Adipati dalam berbagai bidang seperti contoh kegiatan bakti sosial, kemudian di bidang ekonomi dengan adanya kolam produktif,” tambahnya.

Bupati berharap tim penilai mampu menggali seluruh kemampuan karang taruna Sang Adipati demi menjadikan karang taruna Sang Adipati menjadi karang taruna terbaik di tingkat provinsi maupun di tingkat nasional. ***beben

BUPATI CANANGKAN BULAN BHAKTI GOTONG ROYONG






Ditandai dengan pemukulan gong serta kentongan Bupati Kuningan H. Acep Purnama, M.H resmi canangkan bulan bhakti gotong royong di Desa Geresik Kecamatan Ciawigebang, Selasa (26/7/2016). Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua PKK Hj. Ika Siti Rahmatika, Sekretaris Daerah Drs. Yosep Setiawan, M.Si, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Drs. Deniawan, M.Si, Camat Ciawigebang Yunara, S.Sos serta undangan lainnya.
Bupati Kuningan H. Acep Purnama, M.H mengatakan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Kabupaten Kuningan merupakan nilai-nilai yang tertanam dan mengakar kuat serta kemudian menjadi falsafah dalam pembangunan. “Semangat gotong royong tercermin dalam konsep ngawangun lembur yang harus terus dilanjutkan, bila lembur atau desa baik, akan membawa kebaikan bagi tingkat kecamatan dan apabila kecamatan baik akan baik pula bagi Kabupaten Kuningan itu sendiri,” tandasnya.
Menurutnya, dengan pencanangan bulan bhakti gotong royong ini diharapkan masyarakat dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. “Mari bangun Kabupaten Kuningan ini dengan kebersamaan dan gotong royong sehingga cita-cita luhur mewujudkan Kabupaten Kuningan yang mandiri, agamis, dan sejahtera dapat tercapai,” ajaknya.
Sementara itu dalam laporannya Ketua penyelenggara Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Drs. Deniawan, M.Si, mengatakan maksud dari kegiatan pencanangan bulan bhakti royong royong yaitu untuk menumbuhkembangkan semangat gotong royong masyarakat dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa melalui budaya gotong royong masyarakat.
“Tujuannya untuk meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam melaksanakan berbagai bidang pembangunan yang dilakukan mulai tahap persiapan oleh dari dan untuk rakyat dengan memperoleh dukungan dari pemerintah untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera adil dalam kemamkmuran dan makmur dalam keadilan,” ujarnya.
Sasarannya, lanjut Ia, seluruh desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Kuningan, diawali dengan pencanangan di tingkat kabupaten dan dilanjutkan di tingkat kecamatan oleh masing-masing camat.
Selain itu, Ia merinci, kegiatan yang akan dilaksanakan di tingkat kabupaten meliputi pembangunan infrastruktur jalan, irigasi, dan tembok penahan tebing yang tersebar di 5 lokasi meliputi Desa Cipedes Kecamatan Ciniru, Desa Bojong Kecamatan Cilimus, Desa Sukasari Kecamatan Karangkancana, Desa Pakem Kecamatan Maleber, dan Desa Geresik kecamatan Ciawigebang. ***beben.

Selasa, 19 Juli 2016

HALAL BIL HALAL CIPTAKAN SILATURAHMI DAN RASA KEKELUARGAAN




Kegiatan rutin halal bil halal yang diselenggarakan pasca hari raya Idul Fitri senantiasa patut terus dilaksanakan selain dapat menciptakan silaturahmi juga dapat membangun rasa kekeluargaan. Kemudian dengan terselenggaranya halal bilhalal terdapat adanya keterbukaan atau transparansi penyampaian rasa bersalah. Hal tersebut disampaikan Bupati Kuningan H. Acep Purnama dihadapan para Camat, Pengurus Apdesi dan Pengurus Karang taruna Selasa (19/7) dalam acara halal bil halal bertempat di GOR Ewangga.
Hadir dalam acara tersebut Bupati Kuningan H. Acep Purnama, Ketua TP PKK Hj. Ika Acep Purnama, Dandim Letkol Arief Hidayatullah.
“Halal bil halal merupakan kegiatan rutin yang biasa dilakukan pasca merayakan hari raya idul fitri, selain sebagai upaya mempererat tali silaturahmi setelah saling memaafkan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan ukhuwah islamiah diantara sesama muslim dan sebagai awal bangkitnya semangat meningkatkan ketaqwaan juga semangat kerja dalam mewujudkan tujuan,” Ungkap Ketua Penyelenggara. Lina warman.
Sementara itu Bupati H. Acep Purnama mengatakan, acara halal bilhalal merupakan tradisi yang diwariskan nenek moyang kita, meskipun acara semacam ini termasuk tradisi namun jelas didalamnya terdapat manfaat dan kemaslahatan bagi seluruh umat salah satunya terciptanya  ukhuwah serta tergalangnya persaudaran yang lebih akrab diantara sesama kita.
Dengan berakhirnya bulan ramadhan, lanjut Ia, manusia kembali ke fitrahnya sehingga kita senantiasa dapat menjaga kesucian yang telah diraih di bulan ramadhan dengan terus melakukan amalan-amalan kebaikan, menjaga tali silaturahmi dan ukhuwah islamiah diantara kita. Dibulan ramadhan selain kita beribadah mengharap ridho Alloh SWT bulan Ramadhan banyak manfaatnya diantaranya meningkatkan kinerja, meningkatkan kepedulian dan kepekaan terhadap sesama dan membangun kebersamaan yang kuat diantara sesama.  
Bulan suci ramadhan yang diisi dengan melaksanakan aktivitas kerja juga bisa dijadikan sarana untuk saling membuka diri dan memaafkan diantara teman kerja dan teman sejawat sehingga mampu menciptakan suasana kerja yang nyaman dan saling pengertian untuk terus dapat bekerjasama.Tutup Acep. *DoniS*

BKD GELAR ASSESMENT ESELON II.b








Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kuningan menggelar Assesment untuk eselon II.b dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan. Acara yang digelar di Ballroom Hotel Horison selasa 19 Jukli 2016 diikuti oleh seluruh pejabat eselon II.b.
Drs. Ade Priatna, M.Si sebagai Ketua Panitia penyelenggara dalam laporannya mengatakan, maksud dan tujuan dilaksankannya assesment ini adalah untuk memperoleh data atau informasi mengenai kompetensi pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan sebagai bahan pertimbangan pejabat pembina kepegawaian dalam rangka pembinaan dan pengembangan aparatur, selain itu juga untuk mewujudkan standar kompetensi jabatan pejabat struktural.
Sementara itu Bupati Kuningan H. Acep Purnama dalam sambutannya mengatakan, sumberdaya manusia merupakan elemen terpenting bagi instansi pemerintah yang mempunyai peran sebagai penggerak utama dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa ( Good Governance ) serta mewujudkan pelayanan publik yang baik, efisien, efektif dan berkualitas.
Dalam rangka mewujudkan hal tersebut perlu didukung adanya sumberdaya manusia aparatur khususnya Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) yang profesional, bertanggung jawab, adil, jujur dan kompeten dalam bidangnya sehingga PNS diharapkan dapat menjalankan tugas yang berdasarkan pada profesionalisme dan kompetensi sesuai kualifikasi bidang ilmu yang dimilikinya.
Dengan kegiatan assesment ini saya berharap para pejabat juga diaharapkan mampu membangun jaringan komunikasi baik dengan sesama aparatur di dalam instansi, maupun dengan pihak steakholder di luar instansi agar pengetahuan dan pengalaman para aparatur bisa bertambah sehingga dapat memberikan peningkatan kualitas kinerja dan kualitas pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Tutup Acep. *DoniS*

Kamis, 07 Juli 2016

HAJAT DESA MALEBER



Di sebuah desa dikabupaten Kuningan Jawa Barat, tepatnya dekat Pasar Maleber terdapat sebuah tradisi yang sudah ada sejak lama dan sampai sekarang masih terus berlanjut. Tradisi tersebut sering dikenal dengan “Hajat Desa”. Hajat Desa ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh masyarakat sekitar pada tanggal 1-2 Syawal untuk memperingati Hari Raya Idul Fitri. Hajat Desa ini intinya merupakan sebuah acara Khitanan Massal anak-anak di desa tersebut. Uniknya pada khitanan ini adalah setiap peserta khitan harus menggunakan kostum yang bertemakan tentang kebudayaan sekitar. Dan akan diarak mengelilingi desa dengan menggunakan delman atau istilah lain dengan Ngencar. Ngencar sendiri merupakan kegiatan mengarak anak sunat keliling desa dengan menggunakan delman atau andong.
Malam sebelum diadakannya acara ini yaitu dimulai dengan khataman Al-Qur’an oleh para peserta khitan yang dimulai dari ba’da isya sampai dengan selesai. Di tempat lain, tepatnya di balai desa atau didekat masjid diadakan Kosidahan yang bertujuan sebagai rasa syukur kita kepada Allah SWT. Dan di pinggir jalan terdapat para pedagang kaki lima yang berjualan dari Pasar Maleber hingga ke alun-alun desa.
Selain kosidahan juga terdapat pertunjukan drama oleh pemuda-pemuda sekitar desa. Yang pada saat itu mengangkat tema tentang “Kekayaan Alam Indonesia. Acara pada malam tersebut berakhir pada pukul 24.00. Kemudian dilanjutkan dengan acara inti pada esok harinya.
Keesokan harinya pada hari ke-2 setelah lebaran yaitu akan diadakan acara Ngencar yang tadi telah dijelaskan diatas. Sebelum itu para peserta khitan akan didandani layaknya seorang wayang orang, ustadz, pahlawan kemerdekaan dan lain-lain sebelum diarak mengelilingi desa. Dan uniknya disini peserta khitan akan diarak dengan diiringi pawai dari kreativitas pemuda desa. Seperti traktor dari kardus, tank dari triplek dan lain lain. Dan pengunjung sekitar juga dapat menikmati arak-arakan ini hanya dengan menyewa delman dengan harga relatif antara Rp 100.000,- sampai Rp 150.000,- atau tergantung negosiasi pengunjung dan kusir. Namun anda harus memesan delman tersebut jauh-jauh hari, karena biasanya delman tersebut disewa oleh para pengunjung pada 1 bulan sebelum acara diadakan. Atau anda tidak akan dapat menyewa delman tersebut.
Keesokan harinya pada hari ke-3 setelah lebaran yaitu akan diadakan acara inti berupa Khitanan Massal. Semua peserta khitan akan dikhitan secara massal disuatu tempat. Seperti inilah Kegiatan Kemasyarakatan atau Kebudayaan masyarakat sekitar yang disebut dengan Hajat Desa dan hingga kini masih berlangsung. *DoniS*

Rabu, 06 Juli 2016

BUPATI ACEP GELAR OPEN HOUSE



Acara open house hari pertama Lebaran Idul Fitri 1437 H bersama Bupati Kuningan Acep Purnama di pendopo kantor Pemda Kuningan dipadati warga, Rabu (7/6) pagi hingga siang hari.
Open house yang digelar sejak pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri ratusan warga dari berbagai kalangan mulai pejabat di lingkungan Pemkab Kuningan, tokoh masyarakat, hingga masyarakat biasa. Satu persatu warga yang datang menyalami Bupati Acep beserta istri yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Yosep Setiawan hingga menimbulkan antrean panjang.
Dengan ramah dan senyum lebar, bupati menyalami sambil mengucapkan selamat hari lebaran dan bermaaf-maafan dengan seluruh tamu. Tak sedikit, momen bersejarah tersebut dimanfaatkan warga untuk berfoto bersama bupati. Bupati Acep pun dengan senang hati melayani satu persatu warganya yang sekedar hanya ingin berfoto dengannya.
Setelah bersalaman dengan bupati, warga pun kemudian dipersilakan mencicipi berbagai macam hidangan lebaran yang sudah disediakan. Tampak hingga siang hari, acara open house tersebut masih banyak didatangi warga yang ingin bersilaturahmi dengan bupati. *DoniS*


BUPATI INGIN BAWA KABUPATEN KUNINGAN BALDATUN TOYIBATUN WAROBUN GHOFUR



Sholat idul fitri di Masjid Syiarul Islam Kuningan dipadati ribuan jamaah yang didatang dari berbagai daerah di Kabupaten Kuningan. Para jamaah ini pun menempati shaf yang sudah disediakan dengan tertib.
Bahkan para jamaah sholat ied ini juga memadati pelataran dan bahkan sampai ke Jalan Siliwangi dan Jalan Veteran, mereka membawa alas seperti tikar hingga koran bekas.
Hadir dalam sholat ied ini Bupati Kuningan H. Acep Purnama, Sekda Yosep Setiawan serta para FKPD.
Pelaksanaan sholat ied ini dimulai pukul 06.30 Wib dengan terlebih dahulu Bupati Menyampaikan Sambutannya. Dalam sambutannya Bupati Kuningan mengajak umat muslim di Kabupaten Kuningan untuk meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas kemenangan ini.
“Kita harus lebih meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT dengan nikmat yang diperoleh sehingga memperoleh kemenangan dihari ini.” Papar Acep dalam sambutannya.
Selain itu juga Acep menyampaikan bahwa dirinya ingin membawa Kabupaten Kunigan menjadi Kabupaten yang baldatun toyibatun warobun ghofur, dimulai dari tingkat keluarga, lingkungan, desa, Kecamatan dan Kabupaten. Papar Acep. *DoniS*


Selasa, 05 Juli 2016

BUPATI KUNINGAN BERI PERHATIAN PETUGAS KEBERSIHAN DAN KEAMANAN





Wajah-wajah bahagia terpancar dari muka para pasukan Kuning, petugas kebersihan pasar yang hadir memenuhi undangan dari Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH, MH.    Seluruh petugas kebersihan dan keamanan pasar berkumpul di Pendopo Kabupaten Kuningan dalam rangka penyerahan bingkisan lebaran. Hadir  dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan Yosep Setiawan, Kepala BPLHD Ukas Suharnafafutra, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdaganga Kabupaten Kuninga Drs. Agus Sadeli, Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan Hj. Ika Acep Purnama.
Daam sambutannya Bupati Kuningan menyampaikan  bahwa peemberian bingkisan tersebut merupakan salah satu bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Kuningan, kepada para petugas kebersiha dan keamanan pasar  yang selama ini telah bekerja keras untuk mewujudkan kondisi pasar yang besih dan amaan sehingga masyarakat yaman dalam berbelanja “ saya berharap dengan  adanya pemberian bingkisan ini bapak-bapak dan ibu-ibu akan semakin semangat dalam bekerja terutama dalam menyambut momen lebaran yang pasti akan membuat pasar lebih sibuk  dan ramai seperti biasanya, saya juga aan erus memperhatikan para petugas  pasar, baik itu dari segi kesejahteraan, maupun status kepegawaianny, intinya, jangan khaair, bekerja sajalah dengan dengan maksimal, rezeki pasti akan mengikutinya” –YHS--