Total Tayangan Laman

Jumat, 24 Februari 2017

BUPATI KUNINGAN BUKA KEMAH PRAMUKA LUAR BIASA TINGKAT KABUPATEN KUNINGAN





Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH, MH membuka secara langsung Kemah Pramuka Luar Biasa tingkat Kabupaten Kuningan. Jumat (24/2/2017) hadir dalam kesempatan tersebut Camat Luragung Beni Kusmantoro, Muspika Kecamatan Luragung serta undangan lainnya.

Ketua Penyelenggara Toni Kusumanto, AP, M.Si mengatakan maksud dan tujan diselenggarakan kemah pramuka luar biasa agar SLB Kabupaten Kuningan menjadi Inisiator dalam menumbuhan kembali kesadaran terhadap gerakan pramuka yang dimulai oleh Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
Selain itu, menurutnya kegiatan tersebut juga bertujuan untuk menumbuhkembangan kreatifitas dan kecintan terhadap rasa kesetiakawanan serta siraturahmi antar siswa.

“Metode kemah yang diselenggarakn di Lapang Sepak Bola Desa Cirahayu Kecmatan Luragung sebagai motivasi bagi ABK dapat berkreasi untuk mewujudkan peserta yang berkarakter, peserta terdiri dari 280 orang siswa siswi dan 56 guru pendaping SLB se-Kabupaten Kuningan, dan kemah dilakasanakan selama 3 hari,” Ungkapnya

Menurut, Toni Kusumanto, AP, M.Si Sumber pembiayaan Pelaksanaan Kegiatan Optimalisasi Pengembangan Potensi anak berkebutuhan Khusus melalui kemah pramuka luar biasa bersumber dari APBD Kabupaten Kuningan Tahun 2017.

Sementara itu Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH, MH menatakan Kegiatan kemah ini sangat stategis dalam upaya memberikan pengalaman bagi para ABK se-Kabupaten Kuningan. “Banyak ABK yang berprestasi dibidang akademik maupun dibidang lainnya salah satu contoh saat ini di Pemerintahan di Kabupaten Kuningan, Bapak Elon Carlan yang Tuna netra menduduki Jabatan Stategis dan mampuh bekerja baik dan berprestasi,” tandasnya

Bupati berharap agar kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan  menciptakan anak-anak yang diharapkan oleh Pemerintah Kabupaten Kuninngan, serta bangsa dan negara agar menjadi anak-anak tauladan dan menciptakan elon...elon lainya dimasa yang akan datang. *HD

KUNJUNGAN KERJA GUBERNUR JABAR





Gubernur Jawa barat H. Ahmad Heryawan, lakukan kujungan kerja meninjau jalan amblas yang berada Desa Kawah manuk Kecamatan Darma Kabupaten Kuninganyang di dampingi Bupati Kuningan H. Acep Purnama dan diampingi oleh Muspida, Kamis (23/2).

Hasil koordinasi kita dengan pusat jalan ini menghabiskan dana sebesar 4 milyar, Menurut aher  dua tahun lalu jalan ini merupakan jalan Provinsi tapi sekarang jalan ini merupakan jalan Nasional karena jalan yang menghubungkan Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka, perbaikan pun akan di lakukan secara cepat namun tidak akan melakukan kualitas , ungkapnya.

Aherpun mengatakan, sesuai hasil koordinai dengan kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) target perbaikan pun dapat di lalui dalam 1,5 bulan ke depan,dapat di lalui tapi kondisinya belum 100 persen rampung . sedangkan 1,5 bulan berikutnya akan di perkokoh dengan bahu jalan kanan dan kiri, serta penghalusan berupa hotmix kata Aher.

Setelah melihat box cultvert atau goronggorang sebagai saluran pembuangan air ia meyakini jalan tersebut akan kokoh dan tidak akan tersumbat , kalo ada sampah pati bisa dibersihkan karena orang saja bisa berdiri tegak kata aher.

Smementara pelaksana PUPR , Box cultvert yang di  butuh kan 22  buah tapi baru datang 20 buah box cultvert nanti box itu di gunakan sebagai goronggorong, pelaksana PUPR pun membenarkan dalam waktu 1,5 bulan ke depan jalan sudah bisa di lalui untuk finishing membutuhkan waktu 3 bulanan. 

Box cultvert kan sudah jadi harus kita rakit kembali, untuk rencana pemasangan box tersebut antara tanggal 8-14 maret mendatang setelah proses pemadatan selesai, dan gubernur pun berpesan kedapa masyarakat sekitar jangan membuang sampah sembarangan usahakan sampah tersebut dapat di kelola kembali dan menjadi pupuk atau barang yang dapat di gunakan ungkapnya. ** IP

Kamis, 23 Februari 2017

WAKIL BUPATI KUNINGAN AJAK MASYARAKAT TAAT BAYAR PAJAK




Bulan panutan  merupakan gerakan moral dari kita selaku aparatur pajak beserta prwakilan dari berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama berkomitmen menjadi pantauan dan teladan dalam perpajakan, dengan membayar pajak tepat waktu, tepat jumlah dan tepat aturan. Demikian diungkpakan Kepala Badan Pengelola Pendapatan Derah Kabupaten Kuningan Dr. A. Taufik Rohman, M.Si., M.Pd, pada acara Bulan Panutan Pajak Daerah Tahun 2017, Kamis (23/2/17) beretempat di Hotel Purnma Mulia Cigugur.

Turut hadir  Wakil Bupati Kuningan Dede Sembada,  Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Ketua pengadilan Negri Kuningan, Para kepala SKPD Pengelola PAD se-Kabupaten Kuningan, Kepala Cabang Pelayanan Badan Pendapatan Derah Provinsi Jawabarat, Kepala KPP Pratama Kuningan, Pimpinan Bank Jabar Banten Cabang Kuningan dan Direktur BUMD se-Kabupaten Kuningan serta para Camat, Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Kuningan.

“Pajak merupakan salah satu komitmen utama dalam pembayaran kontribusi pajak terhadap pendapatan nasional diharapkan mencapai 85,6% atau sebesar Rp.1.489,9 Triliun dari total pendapatan Nasional sebesar Rp.1.750,3 Triliun,” terang Kepala BPBD

Menurutnya, Hal itu bebanding terbalik dengan struktur pendapatan Daerah di Kabupaten Kuningan, kontribusi pendapatan asli daerah khususnya dari sektor pajak daerah terhadap pendapatan daerah yang hanya mencapai 2,85%, pada tahun 2017 pendapatan daerah Kabupaten Kuningan  sebesar Rp 2,484 Trilyun sedangkan PAD baru mencapai Rp 271,411 Milyar dan untuk sektor Pajak Tahun 2017 ditargetkan sebesar Rp. 70,6 Milyar.

Kepala BPBD menjelaskan, Pengelolaan Pajak yang terpenting adalah kesadaran dan berpartisipasi masyarakat dalam membayar pajak. Tanpa kesadaran dan dukungan dari masyarakat, maka penerimaan pajak tidak akan tercapai secara optimal. “Hal ini tentu akan berdampak pada jalannya pembangunan di Kabupaten Kuningan,”harapnya.

Dalam pengelolaan pajak daerah, BPBD Kuningan  terus berbenah dan berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat wajib pajak. Salah satunya dengan sarana pelaporan dan pelayanan pembayaran pajak secara Online.

“Pajak On Line ini, agar masyarakat dapat terlayani secara cepat, efisien, mandiri,dan akutabel, dengan layanan pajak Online maka dapat kami dipastikan bahwa pengelolaan pajak dapat lebih Tranparan, Profesional, Taat Azas dan Terbebas dari Pungli,” ungkapnya di depan Wajib Pajak dan Wakil Bupati Kuningan. Selanjutnya dilakukan  penyerahan secara Simbolis Surat Pembayaran Pajak Tanah (SPPT) kepada Wakil Bupati Kuningan yang langsung dibayarkan di Konter Mobil ATM BJB..(HD)

Rabu, 22 Februari 2017

PEMERINTAH PUSAT SOSIALISASIKAN PENGGUNAAN DANA DESA



Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT) RI melaksanakan sosialisasi penggunaan dana desa dan Alokasi dana desa tahun 2017, rabu 22/2/2017 bertempat di Hotel Grage Sangkanurip Kuningan. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Biro Hukum, Organisasi dan tata laksana Kementerian DPDTT Eko Bambang Riyadi, Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH, Kasi Datun Kejaksaan Negeri Kabupaten Kuningan Rendy Zulkarnaen, Kepala BPMD Kabupaten Kuningan Deniawan.

Bupati pada sambutannya mengemukakan bahwa, Pemerintah Kabupaten Kuningan sangat bahagia karena Pemerintah Pusat melalui Kementerian DPDTT melakukan sosialisasi langsung ke Kabupaten Kuningan terkait penggunaan dana desa dan alokasi dana desa tahun 2017. Karena seperti kita ketahui bersama penggunaan dana desa ini banyak menemui kendala terkait penggunaannya oleh kepala desa. Oleh karena itu kami sangat bahagia karena dengan adanya sosialisasi ini diharapkan dapat meminimalisir kesalahan-kesalahan penggunaan dana desa dan alokasi dana desa di Kabupaten Kuningan.

Menyikapi diberlakukannya Undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa, Pemerintah Kabupaten Kuningan konsisten untuk melaksanakan ketentuan perundang-undangan yang diantaranyaa sudah mengalokasikan ADD sebesar 10% dari dana perimbangan setelah dikurangi dana alokasi khusus sejak tahun 2015, hal ini sesuai dengan amanat pasal 72 Undang-undang nomor 6 tahun 2014.

Hal yang membanggakan bagi Kabupaten Kuningan adalah kepala desa dan perangkat desa di Kabupaten Kuningan merupakan aparat yang taat terhadap perundang-undaangan serta mempunyai disiplin dan motivasi yang tinggi, sehingga nyaris tidak ada kepala desa yang berurusan dengan pihak berwajib karena kesalahan dalam penyelenggaraan pemerintah desa.

Diakhir sambutannya Bupati berharap agar kedepan upaya pemerintah dan pemerintah daerah dalam mendorong desa menjadi desa yang maju mandiri dan sejahtera dapat terwujud dalam naungan serta ridho Allah yang maha kuasa. Tutup Acep. *DoniS*

WAKIL BUPATI BUKA BINTEK ANJAB






Rabu (22/2) Wakil Bupati Kuningan buka Bimbingan Teknis (Bintek)kegiatan Analisis Jabatan (Anjab), Analisis Beban Kerja (ABK) yang  di selenggarakan oleh Bagian Organisasi  Setda Kabupaten Kuningan, yang di hadiri oleh para pejabat yang membidangi Kepegawaian di SKPD yang ada di Kabupaten Kuningan dengan narasumber Tim ahli BKN Kanreg III Bandung.
Dalam sambutannya Wakil Bupati Kuningan mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak BKN (Badan Kepegawaian Negara) yang telah menyempatkan waktunya dan mau bekerja sama dengan  Pemerintah Kabupaten Kuningan. Dalam situasi perkembangan perubahan peraturan perundang-undangan nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, sebagai mana telah diubah beberapa kali terakhir dengan undang-undang 9 tahun 2015 tentang Aparatur Sipil Negara.
Kegiatan Analisis Jabatan, Analisis Beban Kerja dan Evaluasi Jabatan ini juga cukup strategis karena mendukung misi ke 5 (lima) Bupati dan Wakil Bupati Kuningan tahun2014-2018 yaitu “Mewujudkan Tata Pemerintahan yang Baik” (Good Governance) tentu dibutuhkan Aparatur Sipil Nrgara yang profesional dan memiliki kompetensi dalam menjalankan tugas melayani seluruh masyarakat.
Berdasarkan peraturan kepala BKN no. 12 tahun2011 tentang analisis jabatan dan peraturan Mentri dalam Negeri Republik Indonesia npmor 35 tahun 2012 tentang analisis jabatan di lingkungan kementrian dalam negeri dan pemerintah daerah, bahwa dalam rangka melaksanakan penataan kelembagaan, ketatalaksanaan dan kepegawaian, serta program pendidikan dan pelatihan yang berbasis pada kinerja di butuhkan analisis jabatan pada setiap satuan organisasi untuk mewujudkan Pegawai Negeri Sipil yang berdayaguna dan berhasil guna.
Analisis Beban Kerja mengidentifikasi jumlah karyawan maupun tipe-tipe karyawan yang diperlukan untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi, langkah pertama adalah mengidentifikasi seberapa banyak keluaran (OUTPUT) yang hendak di capai organisasi. Hal ini selamjutnya diterjemahkan ke dalam jumlah jam kerja karyawan pada setiap kategori pekerjaan yang akan diperlukan untuk mencapai tingkat keluaran, maka perubahan pekerjaan dapat di ramalkan dengan mengkalkulasi berapa banyak jam kerja karyawan yang dibutuhkan, ungkapnya.
Wakil Bupati pun berharap dan berpesan kepada seluruh peseta Bintek, agar Bimbinga teknis ini di jadikan bimbingan yang bermanfaat bagi semua  Aparatur Sipil Negara yang berada di Kabupaten Kuningan ini.**IP

Selasa, 21 Februari 2017

WABUP BUKA BINA WILAYAH TP PKK



Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan menggelar Bina Wilayah ke setiap kecamatan, Bina wilayah dimaksudkan meningkatkan kegiatan 10 program PKK. Seperti yang dilaksanakan Selasa (21/2/2017) di Kecamatan Cilimus tepatnya di Desa Kaliaren. Acara tersebut di buka oleh Wakil Bupati Kuningan Dede Sembada dan dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan Hj. Ika Acep Purnama, Wakil Ketua Ny. Cucu Dede Sembada, Camat Cilimus Eny, Ketua TP PKK Kecamatan Cilimus Ny. Yeni Nugraha Ishak, serta para pengurus tingkat Kabupaten dan Kecamatan Cilimus.

Menurut Wakil Bupati Dede Sembada, Bina wilayah bertujuan mengadakan pembinaan agar langkah kegiatan program sesuai yang dengan visi dan misi PKK sampai dengan ditingkat desa/kelurahan.
Dalam pelaksanaannya bina wilayah kedesa/kelurahan, dapat menentukan pelaksana terbaik, meliputi Posyandu, Kader PKK, UP2K, Pelaksana 10 Program PKK, PKK,KB,Kesehatan, PHBS (Perilaku Hidup Bersih Sehat), LBS (Lingkungan Bersih Sehat), dan 3B (Bergiji, Beragam, Berimbang) Aman.

Selain itu juga Dede menyampaikan bahwa TP PKK sebagai mitra Pemerintah Daerah dalam melaksanakan pembangunan mempunyai peran yang strategis dalam mencapai Visi dan Misi Daerah, karena TP PKK bisa menyampaikan program-program Pemerintah Daerah sampai ke tingkat desa.

Seperti program yang telah kita canangkan bersama-sama bahwa Kabupaten Kuningan merupakan daerah konservasi, TP PKK dapat menerapkan konservasi kepada ibu-ibu untuk dapat mensukseskannya dengan cara menanam tanaman obat di halaman rumah. Selain itu TP PKK melalui anggotanya dapat mensosialisasikan berbagai program pemerintah lainnya seperti program KB, Keluarga sehat, K3 dan masih banyak program-program lainnya. Pungkas Dede. *DoniS*