Total Tayangan Laman

Kamis, 25 Agustus 2016

Bupati Kuningan tutup BSSMSS






Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH, MH menutup secara resmi Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSSMSS) Tahun 2016 yang bertempat di Lapangan Desa Tarikolot Kecamatan Cibeureum pada Kamis 25/8.  Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0615, Kepala Bappeda, kepala BPMDES, Kepala Bagian Perekonomian Setda, Camat Cibereum serta undangan lainnya
Program Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSSMSS) ini berupa kegiatan fisik dan Non fisik. Kegiatan fisik meliputi pengaspalan jalan sepanjang 900 m x lebar 2,5 m, Program jambanisasi, pemasangan penerangan jalan umum, pembuatan Tanggul Penahan Tebing, sedangkan kegiatan non fisik berupa penyuluhan Keluarga Berencana, Kesehatan Lingkungan, bahaya Narkoba dan Sistem Keamanan Lingkungan Serta Wawasan Kebangsaan.
Bupati Kuningan dalam sambutannya mengungkapkan sesuai dengan evaluasi yang telah dilaksanakan kegiatan  Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) mampu dilaksanakan sesuai dengan yang direncanakan “ hal ini merupakan bukti bahwa berkat kemanunggalan TNI bersama masyarakat serta dukungan organisasi daerah, te;ah terjalin kerjasama untuk menyelesaikan program kegiatan ini. Mudah-mudahan akan banyak manfaat dan dinikmati oleh warga masyarakat”
Atas keberhasilan program tersebut Bupati Kuningan mengucapkan terima kasih  dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak terutama kepada Dandim 0615 serta jajarannya, masyarakat desa Tarikolot yang ikut terlibat  “ selanjutnyasaya berharap hasil pembangunan melalui kegiatan BSMSS ini dapat digunakan dalam waktu yang lama, untuk itu saya mengajak kepada seluruh masyarakat desa tarikolot agar mampu memelihara hasil-hasil pembangunan melalui kegiatan Bhakti Siliwangi Manunggal Satat Sariksa tahun 2016, maupun kegiatan Pembangunan Pemerintah lainnya” kata Bupati Kuningan ---YHS----

Rabu, 24 Agustus 2016

GEDUNG SERBAGUNA DESA DATAR DIRESMIKAN






Cuaca panas di Desa Datar Kecamatan Cidahu, Rabu (24/8/2016) tidak menyurutkan niat Bupati Kuningan H. Acep Purnama, S.H, M.H, untuk meresmikan gedung serbaguna yang tampil megah dan terbilang mewah. Disepanjang jalan menuju lokasi pembukaan acara peresmian ratusan anak sekolah menanti untuk sekedar melambaikan tangan kepada rombongan Bupati, tidak hanya itu warga Desa Datar tumpah ruah memadati jalanan. Pertunjukan penyambutan digelar panitia mulai dari lengser, para penari, dan lainnya membuat acara peresmian begitu meriah.
Kepala Desa Datar Wartono mengatakan pembangunan gedung serbaguna Desa Datar menghabiskan waktu selama 2,5 tahun. “Alhamdulillah dengan kesungguhan gedung Desa Datar dapat diselesaikan sesuai target, ini adalah upaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh warga khususnya Desa Datar dan warga pendatang umumnya,”
Menurutnya, dengan sumber daya dan potensi pendanaan yang ada, kami seluruh perangkat desa berupaya memenuhi seluruh kebutuhan sarana prasarana yang strategis untuk nantinya digunakan dalam melayani masyarakat.
Sementara itu Bupati Kuningan H. Acep Purnama, S.H, M.H, mengatakan dengan hadirnya gedung serbaguna ini diharapkan dapat digunakan sebagaimana mestinya dan dipelihara dengan baik sehingga fungsi dari gedung itu sendiri dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan dan dapat dinikmati masyarakat Desa Datar itu sendiri.
Menurutnya, dua tahun yang lalu Saya sempat silaturahmi ke Desa Datar dan saat ini perubahan terlihat cukup signifikan terutama hadirnya gedung serbaguna ini. ”Terima kasih atas penyambutan yang begitu meriah, terus tingkatkan koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan dan jadikan modal untuk melakukan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.
Hadirnya gedung serbaguna ini, lanjut Bupati, harus dijadikan momentum yang baik untuk meningkatkan pelayanan jangan sampai ada masyarakat yang tidak terlayani, Kecamatan Cidahu tercatat memiliki sarana prasarana yang cukup memadai seperti dalam bidang pendidikan Kecamatan Cidahu memiliki bangunan SMU, dibidang kesehatan kecamatan memiliki puskesmas yang cukup memadai, dan sarana prasarana lainnya.
Bupati menitipkan untuk meningkatkan etos kerja, dan memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. “Jangan tinggalkan konsep gotongroyong karena itu sudah menjadi cirri khas desa, mari isi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif, saat ini saatnya kerja nyata.” ***beben

PKK DESA MANDALAJAYA DIMONITOR DAN DINILAI





PKK Desa Mandalajaya Kecamatan Maleber mendapat kunjungan tim penilai tingkat provinsi, suasana ramai saat tim penilai memasuki pelataran gedung serbaguna Desa Mandalajaya, grup qosidah menyambut dengan nyanyian islami, kudapan-kudapan asli kuningan pun disajikan untuk dicicipi tim penilai, tak hanya itu beragam tanaman buah dihadirkan. Rabu (24/8/2016).
Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH, M.H., menyampaikan selamat datang kepada seluruh tim penilai yang berjumlah 5 orang. “Selamat datang di Desa Mandalajaya, Kecamatan Maleber Kabupaten Kuningan, kami siap dimonitor dan dinilai, kami hadirkan apa adanya dengan segala kemampuan yang ada namun kami akan memberikan segala sesuatunya untuk memuaskan tim penilai,” ujarnya.
Menurutnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan terus berupaya memberikan motivasi kepada seluruh organisasi kewanitaan yang dalam hal ini adalah PKK agar terus meningkatkan kapasitas serta kapabilitas. “Kami hanya memiliki modal semangat untuk kemajuan tentunya walaupun banyak kekurangan dan aral melintang, PKK Desa Mandalajaya sudah memiliki beragam keunikan tinggal sedikit dipoles” katanya.
Lebih lanjut Bupati menyampaikan, keinginan dari warga masyarakat Desa Mandalajaya untuk menampilkan seadanya namun terpenting semangat dan kreativitas. “Beragam makanan khas yang telah dikemas dengan menarik dan disajikan secara unik merupakan bentuk kreativitas yang telah ditunjukkan demi memberikan yang terbaik,” tandasnya.
Dengan monitoring dan penilaian, lanjut Bupati, diharapkan mampu memotivasi seluruh anggota PKK khususnya Desa Mandalajaya dan seluruh desa di Kabupaten Kuningan pada umumnya agar mampu berkreasi sesuai dengan kemampuannya dan potensi yang dimilikinya.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan terus-terusan melakukan pembinaan karena posisi PKK yang strategis dalam berbagai hal terutama dalam upaya pemberdayaan masyarakat terutama kaum perempuan, nilailah secara objektif demi kemajuan PKK Desa Mandalajaya.”
Sebelum tim penilai hadir di Desa Mandalajaya Bupati didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Ika Siti Rahmatika yang merupakan istri tercintanya, muspika kecamatan Maleber, Kepala Desa Rohimat berkesempatan meninjau persiapan serta mencicipi kudapan-kudapan khas kuningan.***beben

Minggu, 21 Agustus 2016

KUNINGAN RAIH ANU BHAWA SASANA DESA / KELURAHAN



Desa/Kelurahan sadar hukum di Jabar dinilai terbanyak mengingat jumlahnya saat ini sudah mencapai 2.400 desa. Hal tersebut, diungkapkan  Gubernur Jabar, H. Ahmad Heryawan dalam sambutannya pada acara penyerahan penghargaan kepada Bupati / Walikota, Camat, dan Kepala Desa di Gedung Sate, Jum'at (19/8).
Menurut Gubernur, setiap tahun Pemprov. Jabar bersama instansi penegak hukum antara lain Kejati Jabar dan Polda Jabar menggelar pembinaan hukum di Desa/Kelurahan.Dari pembinaan tersebut, lanjut Gubernur, Desa/Kelurahan dievaluasi perihal lunas PBB yang kini mencapai 90 %, aksi kriminalitas dan pengguna narkoba dinilai minim, tidak ada pernikahan dibawah umur, putus sekolah rendah serta  pembangunan di Desa/Kelurahan  sudah beroriensi pada perbaikan lingkungan hidup.
Dengan terpenuhinya kriteria tersebut, maka Desa/Kelurahan sudah memenuhi kriteria Desa/Kelurahan sadar hukum, ujar Gubernur. Adapun Desa/Kelurahan yang sudah menjadi Desa/Kelurahan sadar hukum di Jawa Barat mencapai 2.247  Desa/Kelurahan, imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Kuningan H. Acep Purnama menyatakan  bahwa Jumlah Penerima Penghargaan Desa/Kelurahan sadar hukum di Kabupaten Kuningan sebanyak 67 Desa dan Kelurahan, oleh karena itu Kabupaten Kuningan dinilai berhasil membina Desa/Kelurahan sehingga Kemenhumkam memberikan penghargaan ini kepada Bupati Kuningan sebagai perwakilan masyarakat kuningan yang sudah sadar hukum.
Penghargaan Anu bhawa Sasana Desa/Kelurahan dari Kemenhumkam RI ini hakekatnya merupakan penghargaan kepada masyarakat Kabupaten Kuningan yang sudah sadar hukum, oleh karena itu saya selaku Bupati Kuningan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Kabupaten Kuningan yang sudah sadar akan hukum, kedepan kita tingkatkan lagi kesadaran kita kepada hukum sehingga tingkat kriminalitas, pemakai narkoba, angka putus sekolah, angka pernikahan di bawah umur, akan semakin sedikit  dan kesadaran membayar PBB dan kesadaran akan pelestarian lingkungan lebih meningkat lagi. Tutup Acep. *DoniS*


Sabtu, 20 Agustus 2016

BUPATI INSTRUKSIKAN SELURUH SKPD UNTUK SUKSESKAN TOUR DE LINGGARJATI 2016






Even Balap Sepeda Tour De Linggarjati memang baru digelar satu kali dan perhelatan yang kedua akan dilaksanakan pada 28 sampai dengan 30 Oktober 2016 nanti.  Namun persiapannya sudah dimulai sejak Maret 2016.  Persiapan memang harus dimulai sejak jauh hari mengingat even ini adalah even berskala internasional yang akan diikuti oleh pembalap profesional dari mancanegara.  Untuk mengetahui kesiapan Kabupaten Kuningan dalam pelaksanaan Tour De Linggarjati ini, Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Kementerian Pariwisata RI, Raseno Arya, meluangkan waktunya untuk mengarahkan langsung kesiapan Panitia Tour De Linggarjati 2016, Kamis malam (18/8) di Pendopo Kabupaten Kuningan.
Pada rapat tersebut, Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, menginstruksikan seluruh SKPD untuk sukseskan kegiatan Tour De Linggarjati 2016.  Tak hanya dukungan moril tetapi keterlibatan langsung SKPD dalam even ini menjadi keharusan.  Pada rapat tersebut, Bupati Kuningan menyampaikan bahwa kondisi kemantapan jalan untuk rute yang dilalui sudah mencapai 70 persen.  Beliau menginstruksikan langsung Kepala Dinas Bina Marga untuk memperbaiki kekurangannya hingga siap digunakan pada waktu lomba nanti.  Dukungan dan kesiapan dari Dinas Kesehatan dan BRSUD 45 dan RSUD Linggarjati sebagai tim medis juga dilaporkan Bupati Kuningan kepada Raseno Arya.  Tak hanya itu,  Dinas KUKM dilaporkan juga akan menggelar UMKM Fair untuk memeriahkan acara.  Demikian halnya dengan keterlibatan Dinas Pariwisata dan Budaya sebagai garda terdepan dalam mempromosikan pariwisata Kuningan juga disampaikan.  “Saya berharap dukungan penuh dari semua kalangan, pihak swasta dan masyarakat.  Ini bukan hajat panitia, bukan ISSI Kuningan, tapi ini hajat Pemerintah Daerah Kuningan, Pemprov Jawa Barat dan nasional.  Even ini akan membawa nama Kuningan ke tingkat nasional dan internasional sehingga dikenal luas.  Jika investasi bisa masuk ke Kuningan, pariwisata Kuningan juga akan semakin berkembang”, tegasnya.  Sementara bagi SKPD yang tidak terlibat langsung, Bupati menghimbau seluruh SKPD Kabupaten Kuningan membantu mempromosikan kegiatan ini dengan membranding mobil dinas masing-masing dengan materi informasi Tour De Linggarjati.
Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Kementerian Pariwisata RI, Raseno Arya, mengapresiasi even Tour De Linggarjati ini.  Walaupun baru yang kedua digelar, event ini sudah langsung dijadikan event nasional oleh Kemenpar RI setelah Tour de Ijen Banyuwangi, Tour de Flores, dan Tour de Singkarak.  Beliau menegaskan bahwa Tour De Linggarjati adalah even internasional yang sangat kompleks, butuh kecermatan, perencanaan, profesionalisme, serta dukungan berbagai pihak.  “Pak Menteri sangat mendukung, buktinya beliau sendiri yang akan me-launching Tour De Linggarjati 2016 pada tanggal 15 September di Jakarta, dengan mengundang 50 media internasional dan nasional.  Ini kesempatan Kuningan untuk lebih mendunia, jadi manfaatkanlah dengan baik dan persiapkan dengan serius”, tandasnya.  “Kuningan punya potensi pariwisata yang menjual.  Kami di Kementerian Pariwisata akan membantu dengan promosi melalui even Tour De Linggarjati ini di media internasional dan nasional, silakan anda semua di sini berbenah diri agar ketika ada kunjungan ke Kuningan, para wisatawan ini membawa kesan yang baik,” jelas Raseno di hadapan peserta rapat.

Sementara itu Ketua Forum Camat Kabupaten Kuningan, Jojo Suharsa menyatakan kesiapan forum camat dengan mendukung 100% even ini.  “Kami akan segera mengambil langkah-langkah dengan para camat dan kades yang wilayahnya akan dilewati pembalap, untuk sukseskan kegiatan ini.  Insya Allah kami akan amankan rute di 20 kecamatan dan 120 desa yang dilalui supaya terbebas dari aktivitas masyarakat.  Ini merupakan hiburan tersendiri bagi masyarakat dan pasti bermanfaat bagi kemajuan Kuningan kedepan.” papar Jojo.

Jumat, 19 Agustus 2016

Tour de Linggarjati kembali digelar





Tour De Linggarjati yang sukses digelar tahun 2015 kembali akan digelar ditahun 2016 dengan peserta lebih banyak dan berasal dari berbagai Negara. Tour de Linggarjati lahir dari keinginan masyarakat kabupaten kuningan untuk meningkatkan peran serta dalam pembinaan olah raga, khususnya balap sepeda.  kegiatan yang digagas sejak tahun 2015 ini telah berhasil mengharumkan nama kabupaten kuningan sehingga untuk tahun 2016, event balap sepeda internasional tour de linggarjati menjadi agenda tahunan kementerian pariwisata.
                Lomba yang rencananya akan diselenggarakan pada 28 oktober sampai dengan 30 Oktober 2016 tersebut  merupakan rangkaian peringatan hari proklamasi kemerdekaan republik indonesia yang ke-71 dan hari jadi kuningan ke 518. Akumulasi semangat kebangsaan, patriotisme, kecintaan terhadap budaya daerah semoga menjadi modal kita bersama untuk membentuk kualitas generasi muda kabupaten kuningan yang sportif dan pantang menyerah. lebih jauh kegiatan ini diharapkan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat, mendorong tumbuh kembangnya ekonomi kreatif untuk mendorong pencapaian visi pembangunan kabupaten kuningan “kuningan mandiri, agamis dan sejahtera tahun 2018”.  
                Tour de Linggarjati tahun 2016 ini  akan  menghadirkan 10 tim balap sepeda nasional dan 10 tim balap sepeda internasional untuk mengikuti lomba tour de linggarjati 2016. hal ini tentu akan meningkatkan  kualitas dan bobot pelaksanaan kegiatan; Kegiatan balap sepeda Tour De Linggarjati ini berskala Internasional terbuka untuk atlet dengan kategori MEN ELITE dimana Kegiatan ini telah terdaftar dalam kelender Federasi Sepeda Indonesia, dan merupakan agenda tahunan dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia;
                Untuk Tim Luar Negeri, Asal Pembalap dapat dari dua negara atau lebih; Masing-masing Tim terdiri atas 5 pembalap dan 3 official sehingga jumlah pembalap sebanyak 100 orang dan Total Hadiah sebesar Rp 500.000.000,00 (Lima Ratus Juta Rupiah) dipotong pajak.
                Adapun rute untuk lomba rute jalan yang dilalui sebagai berikut: Seputar Pemda, Simpang Tiga Bakom Darma, Hotel Ayong, Desa Japara, Water Boom Tirta Agung Mas, Desa Gerba, Simpang Tiga Cibeureum-Mandirancan, Perempatan Jalan Baru Bayuning.  Dari route ini, total route 345 kilometer dan terhitung ada 100 desa di 20 kecamatan yang akan dilewati oleh para pembalap nanti.  jalur yang dilalui sesuai topografi kuningan, naik dan turunan tajam, berkelok-kelok, namun memiliki bentang alam yang indah.  yang pasti adrenalin pembalap akan lebih terpacu dengan kondisi route di kuningan ini.