Total Tayangan Laman

Kamis, 04 Februari 2016

PKK BAGIAN INTEGRAL PEMBANGUNAN PARTISIPATIF



Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Suganda, S.Sos, M.Si mengatakan bahwa tim penggerak PKK merupakan bagian integral pembangunan partisipatif Pemerintah Kabupaten Kuningan. “PKK harus berperan aktif dengan program-program Pemerintah Kabupaten Kuningan, jangan sungkan untuk terus berkoordinasi dengan instansi pemerintah daerah dalam berbagai bidang.”
Hal itu disampaikannya saat rapat konsultasi (Rakon), Rabu (3/2/2016) di Aula Ex Dipenda, ikut hadir Ketua TP PKK Kuningan Nyonya Ika Siti Rahmatika, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Drs. Deniawan, M.Si, serta seluruh ketua tim penggerak PKK kecamatan dan sekretaris PKK dari 32 kecamatan.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan rakon ini harus ada isi dan manfaat yang kemudian nanti diimplementasikan di lapangan, anggota PKK harus move on mengerjakan sesuatu yang biasa menjadi luar biasa. “PKK merupakan gerakan Grass Root atau yang tumbuh dari bawah, sebagai penggerak sekaligus dinamisator kaum perempuan berpartner dengan kaum laki-laki dalam upaya mengelola keluarga, organisasi, ataupun masyarakat. Harus bangga menjadi bagian dan memakai seragam PKK,” tandasnya.
Lebih lanjut Bupati mengingatkan aktivitas PKK tidak boleh overlapping atau tumpang tindih dengan aktivitas kaum laki-laki, tidak boleh ikut campur dengan pekerjaan laki-laki, PKK dalam aktivitasnya harus memiliki mindset bagaimana menolong orang dan memberdayakan masyarakat. “Masyarakat haus bantuan dan uluran tangan kita, jadikan organisasi PKK sebagai ladang amal bagi kita, dalam bekerja jangan berorientasi dengan uang.”  
Bupati mengajak kepada seluruh ketua tim penggerak PKK dan sekertaris untuk menjadi agen-agen perubahan baik itu di lingkup terkecil seperti keluarga, organisasi, maupun masyarakat. “PKK organisasi yang strategis untuk mengembangkan serta memberdayakan skill individu kaum perempuan dan menunjukkan bahwa kaum perempuan mampu berbuat banyak bagi pembangunan.”  
Sementar itu Ketua Penyelenggara Nyonya Ika Siti Rahmatika mengatakan maksud dan tujuan kegiatan rakon ini adalah untuk menginformasikan pelaksanaan kegiatan TP PKK Kabupaten Kuningan tahun 2015, menginformasikan pokok-pokok rencana kegiatan TP PKK tahun 2016, serta menginformasikan pokok-pokok hasil rapat kerja nasional PKK ke VIII tanggal 10 Desember di Bandung.

“Rakon ini akan dilaksanakan selama satu hari dengan mengangkat tema gerakan PKK siap mendukung program pemerintah dalam upaya mencapai keluarga sejahtera.” ***beben.  

40 DOKTER FORMASI KHUSUS DIANGKAT PNS



Sebanyak 40 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi khusus tenaga dokter dan 6 orang PNS yang pada saat PNS diangkat belum diangkat sumpah, Rabu (3/2/2016) di Auditorium Linggarjati diambil sumpah dan menerima Surat Keputusan (SK) Bupati Kuningan secara simbolis.
“CPNS yang diambil sumpahnya hari ini terdiri-dari dokter umum sebanyak 24 orang, dan dokter gigi 5 orang lingkup UPTD Puskesmas pada Dinas Kesehatan, kemudian dokter spesialis 7 orang, dokter umum 3 orang di lingkup RSUD ’45, dan dokter spesialis 1 orang di lingkup RSUD Linggajati, sementara 6 orang lainnya adalah PNS yang pada saat diangkat PNS belum diangkat sumpah,” ungkap Kepala Bidang Pengadaan, Pembinaan, dan Pengembangan Karir Drs. Ade Priatna dalam laporannya.
Hadir Wakil Bupati Kuningan H. Acep Purnama, MH, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Drs. Uca Sumantri, M.Si, Asisten Administrasi Setda Uus Rusnandar, SH, M.Si, Kepala Badan Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hj. Titin Suhartini, serta Kepala Dinas Kesehatan H. Raji, SE, M.M.Kes.
Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Suganda, S.Sos, M.AP berharap peristiwa ini membawa makna khusus terhadap proses peningkatan dedikasi dan prestasi sebagai unsur aparatur sipil negara dalam mengabdikan diri pada negara dan masyarakat. “Sumpah pegawai yang baru saja diucapkan merupakan tahap awal yang harus dilalui sebagai pengakuan legalitas pegawai negeri sipil di lingkup Pemerintahan Kabupaten Kuningan,” ujarnya.
Menurutnya, sumpah pegawai ini harus dipertanggungjawabkan bukan semata-mata kepada pimpinan, namun juga kepada Tuhan Yang Maha Esa serta memenuhi tuntutan masyarakat untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintah yang baik, sehingga pelayanan kepada masyarakat akan lebih memuaskan.
Bupati meminta agar dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus memperhatikan tujuan dan makna reformasi yaitu upaya untuk melakukan terobosan baru dengan langkah-langkah secara bertahap, kongkret, realistis, dan sungguh-sungguh. “Butuh kreativitas dan inovasi untuk menata ulang proses pelayanan kesehatan dari tingkat tertinggi sampai tingkat terendah dengan terobosan di luar kebiasaan atau rutinitas, melalui perubahan pola pikir dan perubahan budaya kerja.”

Bupati meminta kepada CPNS formasi dokter agar membatasi jumlah pasien di tempat praktek pribadi apabila sedang mendapatkan bagian piket di rumah sakit atau di puskesmas. “Ini merupakan bagian dari kedisiplinan sebagai Aparatur Sipil Negara. Kemudian jangan lupa untuk terus menjunjung tinggi kode etik kedokteran.” ***beben

Selasa, 02 Februari 2016

BULAN DANA PMI, NAIK 1,73%



Bupati Kuningan Hj. Utje Ch. Suganda menutup secara resmi bulan dana PMI tahun 2015 Selasa 2/2/2016 di aula Bank BJB Jalan Siliwangi Kuningan. Bupati yang didampingi oleh Wabup H. Acep Purnama menyerahkan piagam penghargaan dan hadiah dari PMI kepada para pemenang pengumpul dana PMI kategori Kecamatan dan SKPD se-Kabupaten Kuningan.
Menurut H. Yayan Sofyan yang mewakili ketua pengumpul dana PMI Kabupaten Kuningan H. Yosef Setiawan mengatakan, untuk tahun 2015 ini ada kenaikan sebesar 1,73% dari tahun sebelumnya, namun pencapaian target dari target sebesar  Rp.461.830.000 hanya tercapai sebesar Rp.414.407.700 atau sebesar 89,73%.
Sedangkan untuk pemenang kategori 2,4-3,9juta diraih oleh Kecamatan Nusaherang, kategori 4-5,9juta diraih oleh Kecamatan Cimahi, kategori 6-8,5juta diraih oleh Kecamatan Kecamatan Maleber, kategori 8,6juta keatas diraih oleh Kecamatan Kuningan, sedangkan untuk kategori SOPD peringkat pertama diraih oleh Kantor Disdikpora, Samsat, PDAM, POLRES, serta Kantor pos dan giro.
Sementara itu Bupati Utje dalam sambutannya mengatakan, dengan berakhirnya kegiatan bulan dana PMI tahun 2015, atas nama Pemerintah Kabupaten Kuningan saya menyampaikan trima kasih dan penghargaan yang setinggi-tinggiya kepada panitia bulan dana PMI Kabupaten Kuningan atas kerja keras yang telah dilakukan sehingga gerakan bulan dana PMI Kabupaten Kuningan dapat berjalan dengan baik serta dapat menghimpun dana sebesar Rp. 417.407.700 atau 89,73% dari target yang telah ditentukan.

Lebih lanjut Utje menyampaikan, pengabdian serta tanggung jawab yang telah diberikan oleh saudara-saudarasekalian akan sangat besar  manfaatnya untuk menghimpun sumbanan serta partisipasi masyarakat luas dalam kegiatan kemanusiaan. Hal ini selaras dengan tujuan dari penyelenggaraan bulan dana PMI yaitu memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berperan serta dalam kegiatan kemanusiaan melalui pengumpulan sumbanganatau bantuan. Sumbangan dimaksud sangat besar artinya guna menunjang kegiatan kemanusiaan PMI. Tutup Utje. *DoniS*

Minggu, 31 Januari 2016

INBOX HEBOHKAN KUNINGAN






Karnaval Inbox yang digelar dua hari di Lapangan Pandapa Paramartha Kabupaten Kuningan dan disiarkan live di Stasiun televisi SCTV, Sabtu (30/1) – Minggu (31/1) cukup menyedot perhatian dan hebohkan warga kuningan, betapa tidak ribuan warga masyarakat Kuningan-Cirebon, dan Majalengka berjubel untuk menyaksikan sederet artis papan atas ibu kota.
Selama penyelenggaraan Inbox, Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Suganda, S.Sos, M.AP, Sesepuh Kuningan H.Aang Hamid Suganda, Wakil Bupati Kuningan H. Acep Purnama, MH, Ketua TP PKK Ika Siti Rahmatika, Sekretaris Daerah Drs. H. Yosep Setiawan, M.Si, dan Ketua Korpri Kuningan DR. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si pun seakan tidak mau melewatkan gelaran inbox yang cukup menghibur.
Dihari pertama pasangan Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Suganda, S.Sos, M.AP dan H. Aang Hamid Suganda ikut serta lomba penyajian kupat tahu yang merupakan makanan khas kuningan begitu pula Wakil Bupati beserta Ibu serta Sekretaris Daerah yang didampingi artis pendukung Wika Salim, dan akhirnya dimenangkan pasangan Bupati Kuningan.
Dihari kedua tak kalah menghebohkan, Charlie Van Houten dengan Setia Bandnya, Ega Noviantika yang merupakan artis asal Kuningan, kemudian Dua Racun menyajikan penampilan yang cukup memukau. Seluruh penonton ikut berjingkrak dan bernyanyi, tak sedikit pula yang berebut berfoto bersama artis di belakang panggung.
Bupati Kuningan, dalam sesi terakhir memberikan apresiasi terhadap suksesnya penyelenggaraan karnaval inbox yang digelar atas kerjasama Pemerintah Kabupaten Kuningan, DPK Korpri Kuningan, dan SCTV.
“Ini merupakan acara yang benar-benar diperuntukan bagi masyarakat Kabupaten Kuningan dan sekitarnya, disamping untuk menghibur acara inbox ini juga dapat mempromosikan Kabupaten Kuningan itu sendiri,” ujarnya.
Bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara inbox terutama pihak SCTV dan DPK Korpri Kabupaten Kuningan. “Terima kasih kepada SCTV yang telah memilih kuningan sebagai tempat penyelenggaraan inbox.”
Diakhir acara Bupati Kuningan berkesempatan memberikan cenderamata kepada seluruh host Inbox***beben

Kamis, 28 Januari 2016

BUPATI SIDAK DUA KECAMATAN



Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Suganda, S.Sos, M.AP didampingi Kepala Bagian Umum Uu Kusmana,S.Sos, M.Si dan Kepala Bagian Humas Drs. Asep Budi Setiawan melakukan Inspeksi mendadak ke Kecamatan Kadugede dan Kecamatan Nusaherang(27/1/2016).
Dalam kunjungannya, Bupati meninjau penataan ruangan di tiap Kecamatan serta mengecek kehadiran para pegawai di instansi tersebut. kemudian memberikan masukan-masukan agar setiap ruangan ditata dengan baik dan rapi guna menunjang pelayanan kepada masyarakat sehingga masyarkat mendapatkan pelayanan serta kenyamanan.
“Memberikan pelayanan kepada masyarakat harus maksimal dengan demikian masyarakat dapat merasa puas dengan pelayanan yang kita berikan, itu hal yang mudah diucapkan namun sulit untuk dilakukan namun demikian kita harus terus berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Disamping meninjau berbagai sarana dan prasarana pelayanan kesehatan, Bupati juga tidak sungkan untuk menengok beberapa pasien yang kebetulan sedang mendapatkan pengobatan di UPTD Puskesmas dengan memberikan motivasi kemudian mendengarkan keluhan langsung dari masyarakat.

Kemudian dalam sidak tersebut Bupati Kuningan tidak lupa memberikan arahan, motivasi terkait kinerja yang harus dilakukan dalam upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Kerja adalah ibadah maka dari itu harus dilakukan dengan rasa tanggung jawab yang tinggi serta dengan penuh keikhlasan, dengan demikian pahala sesungguhnya akan kita dapatkan dari kerja kita. *DoniS*

POLRES-KODIM-PEMKAB GELAR LATIHAN MENEMBAK BERSAMA



Bangun Silaturahmi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah, Kepolisian Resor Kuningan dan Kodim 0615 serta Pemkab Kuningan menggelar latihan menembak bersama. Latihan menembak bersama yang diadakan TNI–Polri pada hari Rabu (27/1) kemarin, merupakan suatu bentuk kebersamaan dan kesatuan antar fungsi penegak hukum yang bertujuan untuk lebih mempererat tali silaturahmi dan menjalin kerjasama yang baik serta mempererat tali persaudaraan di antara dua Instansi terkait.
Kegiatan dilaksanakan di lapangan tembak Polres Kuningan, latihan ini diikuti oleh Bupati Kuningan Hj. Utje Ch. Suganda, Wabup Acep Purnama, Sekda Yosep Setiawan, Kapolres Kuningan Ajun Komisaris Besar Polisi Joni Iskandar, S.IK , Dandim 0615 Letkol. Inf. Arief Hidayat, beserta personel dari TNI AD dan Perwira Polres Kuningan dan SKPD Kabupaten Kuningan.
Bupati Kuningan dalam sambutannya mengatakan, latihan menembk ini diadakan dalam rangka mempererat silaturahmi antar lembaga Pemkab Kuningan, Polres Kuningan serta Kodim 0615 Kuningan.
Dalam kesempatan tersebut juga Bupati berharap bahwa kegiatan menembak yang diadakan untuk umum ini dapat memberikan pengetahuan tentang tehnik menembak untuk masyarakat sehingga pada gilirannya nanti apabila dibutuhkan untuk bela negara masyarakat sudah mengetahui tehnik menembak yang baik. Papar Utje.

Sementara itu Kapolres Kuningan AKBP Joni Iskandar mengatakan bahwa, tali silaturahmi yang baik antara Polres, Kodim dan Pemkab serta jajaran FKPD perlu terus ditingkatkan lagi untuk menjaga agar Kabupaten Kuningan tetap dalam suasan yang kondusif dan aman, sehingga kedepan VISI Kabupaten Kuningan yaitu Mandiri, Agamis, dan Sejahtera dapt terwujud. Tutup Joni. *DoniS*

Jumat, 22 Januari 2016

274 PESERTA IKUT RAMAIKAN MTQ KECAMATAN DARMA




Mengangkat tema “Dengan MTQ Kita Tingkatkan Pemahaman dan Pengamalan Al-Quran Menuju Kuningan MAS”, Sebanyak 274 peserta ikut serta penyelenggaraan MTQ tingkat Kecamatan Darma, Rabu (20/1/2016) di Lapangan Sepakbola Desa Darma.
“Ada lima cabang yang diperlombakan diantaranya tilawah Qur’an tingkat dewasa sebanyak 34 peserta, tilawah Qur’an tingkat remaja sebanyak 34 orang, tilawah Qur’an Anak-anak sebanyak 38 peserta, hifdil Qur’an sebanyak 38 peserta, sementara cabang khotil Qur’an sebanyak 30 peserta,” papar Ketua Panitia Drs. Syahru Arifin dalam laporannya.
Hadir Camat Darma Jojo Suharsa Kasiran, S.Sos, Ketua LPTQ H. Ebor Sobari, Ketua PGRI Kuningan Pipin Mansur Arifin, Kepala Desa se-Kecamatan Darma.
Menurutnya, maksud dan tujuan diselenggarakanya MTQ ini adalah untuk menumbuhkembangkan pemahaman dan pengamalan isi Al Qur’an dan MTQ ini merupakan lomba tingkat kecamatan yang nantinya akan diikutsertakan pada MTQ tingkat kabupaten.
Sementara itu Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Suganda, S.Sos, M.AP mengatakan momentum MTQ ini semoga memberi arah dan dorongan lebih kuat untuk terbangunnya hubungan kerjasama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, teristimewa para tokoh dan alim ulamanya secara lebih harmonis, karena hal demikian merupakan modal berharga bagi kesinambungan pembangunan dikaitkan dengan upaya peningkatan angka IPM yang muatannya tidak sebatas pada aspek kuantitatif.  
“Esensi ajaran Al Qur’an diyakini akan memberikan pencerahan terhadap norma kualitatif  bagi terbangunnya kondisi IPM yang seutuhnya,” ujarnya.
Menurutnya, pendalaman dan implementasi isi dan kandungan Al Qur’an pada akhirnya akan membuahkan gerakan kesalehan sosial untuk individu maupun komunitas masyarakat secara lebih luas. “Untuk itu walaupun pelaksanaan MTQ ini banyak menyita waktu, tenaga maupun biaya, namun MTQ senantiasa kita laksanakan dengan penuh kesungguhan dan dalam suasana ukhuwah islamiyah, basyariah dan wathoniyah.”
Bupati berharap dari hasil MTQ ini akan melahirkan Qori dan Qori’ah pilihan, serta Hafidz dan Hafidzoh yang handal, yang akan mampu berprestasi dan membawa harum nama baik diarena MTQ tingkat yang lebih tinggi lagi. *** Beben.

Kamis, 21 Januari 2016

PELTI KUNINGAN GELAR PELTI-KORPRI CUP





Bertajuk Pelti-Korpri Cup, Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Kabupaten Kuningan untuk kali ke-3 menggelar kejuaraan tenis, sebanyak 52 peserta yang terdiri-dari Guru olahraga, Pegawai ASN, serta Masyarakat penggemar dan pemain tenis se-Kabupaten Kuningan beradu kebolehan di ajang tersebut.
Ketua penyelenggara Andi Juhandi, SH mengatakan maksud penyelenggaraan kejuaraan tenis lapangan adalah meningkatkan kebugaran dan pembinaan prestasi olahraga tenis dikalangan aparatur sipil negara, masyarakat, dan guru olahraga. “Sementara tujuan dari penyelenggaraan tenis yaitu untuk meningkatkan prestasi serta memupuk sportivitas aparatur sipil negara dan guru olahraga, meningkatkan tali persaudaraan dan hubungan silaturahmi antar aparatur sipil negara dan guru olahraga,” ujarnya. Rabu (20/12016) di lapangan tenis Korpri Kuningan.
Hadir Dandim 0615 Letkol. Inf. Arief Hidayat. S.IP, Sekretaris BPKAD Dudi Budhiyana, M.Si, Wakil Ketua tiga Koni Enay Sunaryo, Kepala Bagian Organisasi Setda Drs. Yudi Nugraha, M.Pd, Kasubag Umum Korpri Wibawa Gumbira, S.Sos, M.Pd, serta guru dan siswa-siswi peserta kejuaraan tenis.
Ketua Pelti Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si mengatakan kejuaraan tenis Pelti-Korpi Cup ini sengaja terus digelar demi menggali atlet-atlet potensial yang ada di Kabupaten Kuningan sehingga mampu berbicara dipentas lebih besar dan dapat mengharumkan nama baik Kabupaten Kuningan. “Sebelumnya kami juga telah menggelar bimtek untuk guru-guru olahraga yang bertujuan menjalin tali silaturahim kemudian agar ilmu yang diserap didapat disalurkan kepada siswa-siswinya,” ujarnya.
Menurutnya, Pelti Kuningan terus berupaya meningkatkan prestasi olahraga tenis, sasaran saat ini adalah siswa-siswi pelajar. “Saat ini kami telah mengumpulkan sebanyak 63 orang siswa-siswi pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA untuk terus digembleng demi menghasilkan atlet-atlet muda berkualitas.”
Sementara itu Bupati Kuningan Hj. Utje Ch  Suganda, S.Sos, M.AP mengungkapkan kejuaraan tenis ini merupakan salah satu indikator berjalannya program kerja dari sebuah lembaga atau organisasi. “Saya berharap kejuaraan ini dijadikan sarana konsolidasi organisasi dan manajemen, dan pembinaan dalam meningkatkan prestasi,” tandasnya.
Bupati mengingatkan kepada seluruh peserta untuk dapat mengedepankan rasa kebersamaan, sportivitas, menjunjung tinggi Fair Play, memperkokoh persastuan dan kesatuan menuju Kabupaten Kuningan. “Terima Kasih saya sampaikan kepada panitia yang telah konsisten melaksanakan kejuaraan tenis di Kabupaten Kuningan.”
Di akhir sambutaannya Bupati tiba-tiba memberi kejutan dengan mengajak seluruh peserta yang hadir untuk berdiri dan menyanyikan lagu selamat Ulang Tahun ditujukan untuk Ketua Pelti Kabupaten Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si yang pada saat bersamaan menginjak usia yang ke-48 tahun. *** Beben.

Selasa, 19 Januari 2016

KUNINGAN DAPAT HIBAH MOBIL PUSTKA

Pemerintah Kabupaten Kuningan, Senin (18/1/2016) mendapatkan bantuan hibah berupa satu unit mobil pustika dari Kementrian Komunikasi & Informasi Republik Indonesia di aula lantai 2 kantor setempat.
Bantuan tersebut diserahkan Sekjen Kementerian Komunikasi & Informasi, Suprawoto didampingi Plt Dirjen Informasi & Komunikasi, Joko Agung kepada Bupati Kuningan, Hj.Utje Ch Suganda.
Ikut mendampingi orang nomor satu di Kota Kuda, Kabag Umum Setda Kuningan, Uu Kusmana, Kabid Inkom Dinas Komunikasi & Informasi, Edi Muchtar serta Kasi Informasi & Publikasi, Dadang Sudrajat.
“Alhamdulillah, Kabupaten Kuningan dapat satu unit kendaraan operasional dari pusat untuk menunjang pelayanan internet di Kota Kuda supaya bisa lebih maju dari sebelumnya,” ujar Bupati Kuningan, Hj. Utje Ch Suganda diamini para pejabat yang mendampinginya.
Sekjen Kementerian Komunikasi & Informasi, Suprawoto mengatakan, Presiden menghendaki agar program- program pemerintah bisa sampai kepada akar rumput masyarakat sehingga dianggap perlu adanya pemberdayaan pemerintah daerah melalui pengembangan informasi. Oleh karena itu pemberdayaan pemeritah daerah melalu Dinas Kominfo sangat penting bagi pengembangan informasi.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara akan mengevaluasi relevansi program bantuan Mobil Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (M-Pustika), terutama yang berkaitan dengan kondisi di lapangan.
"Dalam menjalankan program kita harus melihat kondisi lapangan apakah M-Pustika ini masih relevan atau tidak ke depan tidak hanya dari sisi konten tapi juga dari sisi aspek pengoperasiannya di daerah," kata Rudiantara saat memberikan bantuan hibah Mobil Pustika, di Kantor Kemkominfo.
Oleh karena itu, lanjut Menkominfo, ke depan sarana mobil Pustika tidak lagi hanya dengan penggerak dua roda. Namun demikian, dari sisi konsepnya, Menteri berharap pemda duduk sama-sama agar program M-Pustika ini bisa relevan. "Karena dalam berproses itu tidak bisa hanya satu arah tapi harus dua arah oleh karena itu kami ingin minta masukan dari daerah," tutur Menteri Rudiantara. 
Menurutnya, tahun 2015 program M-Pustika akan dibuat lagi tapi lebih mengena dan tepat sasaran. "Saya tidak mengatakan program 2014 tidak tepat sasaran, tapi nanti 2015 harus lebih relevan dengan situasi dan kondisi daerah di lapangan dan terbagus. Terutama diwilayah perbatasan dan terpencil," katanya.
Hal ini, lanjut Rudiantara, sesuai program 2015-2019, Kemkominfo merujuk kepada rencana atau fokus kerja Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla,  tentang tujuh program prioitas, yaitu ketahanan pangan, kedaulatan energi, kemaritiman, infastruktur, pariwisata,  perbatasan, dan SDM. "Kebetulan dalam daerah penerima bantuan ada wilayah perbatasan. Secara darat kita punya perbatasan dengan negara lain, NTT dengan Timtim dan Papua dengan Papua Nugini, dan  kalimantan dengan Malaysia,"katanya.
Menteri menilai selama ini perbatasan belum menjadi perhatian namun sekarang ini menjadi perhatian pemerintah karena bagaimanapun posisi strategis pemerintah harus hadir di wilayah perbatasan. "Dalam konteks ini Kemkominfo akan fokus kepada wilayah perbatasan. Kita akan fokus  desa-desa yang berbatasan langsung dengan negara tetantangga. Tujuannya agar di tahun 2015, Kemkominfo sudah hadir disana," pungkasnya.*DoniS*


Minggu, 17 Januari 2016

BUPATI KUNINGAN RAIH PENGHARGAAN DAMANDIRI AWARD





Kepedulian disertai kegigihan yang ditunjukkan Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Suganda, S.Sos, M.AP dalam upayanya membina Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) yang tersebar di seluruh pelosok desa di Kabupaten Kuningan, akhirnya membuahkan hasil dengan diraihnya penghargaan Damandiri Award 2015 kategori pemimpin daerah peduli posdaya.

Penghargaan tersebut diserahkan Ketua Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (Damandiri) Prof. Dr. Haryono Suyono, Jumat (15/1/2016) dalam peringatan HUT Yayasan Damandiri ke-20 yang digelar di Auditorium Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Kabupaten Kuningan sendiri diwaliki Posdaya Masjid Nurul Huda yang beralamat di Jl. Tentara Pelajar No. 33 Desa Bayuning Kecamatan Kadugede, Posdaya ini diam-diam bukan saja menjadi pusat percontohan pemberdayaan masyarakat desa, namun juga menjadi pelopor pengembangan Posdaya di Kabupaten Kuningan. Buktinya, bukan saja kesejahteraan dan kemandirian keluarga-keluarga di wilayahnya semakin meningkat namun melalui kiprahnya, Posdaya di berbagai desa di Kabupaten Kuningan terus berkembang pesat sehingga layak menjadi rujukan posdaya nasional.

Ketua Yayasan Damandiri Prof. Haryono Suyono mengucapkan selamat kepada 20 kabupaten dan kota yang kini menjadi rujukan posdaya nasional. “Saya ucapkan selamat kepada 20 kabupaten dan kota yang mendapat Damandiri Award 2015 diantaranya, Kota Bogor, Kota Semarang, Kota Bekasi, Kota Malang, Kota Jakarta Selatan, Kota Padang, Kota Metro, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Semarang, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sleman, Kabupaten Malang, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Tegal, Kabupaten Bantul, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Pamekasan,” katanya.

Menurutnya, falsafah pembangunan dalam lima belas tahun ke depan, tidak saja berupa pembangunan fisik semata tetapi sekaligus dituntut perhatian yang tinggi terhadap penegakan hak asasi manusia (HAM) dan keadilan yang merata serta berkelanjutan. “Posdaya mulai 2016 ini akan disesuaikan dengan sasaran yang ingin dicapai dunia dalam lima belas tahun mendatang. Untuk itu dukungan pembentukan posdaya sebagai upaya perluasan jangkauan akan dilakukan secara sukarela dan diserahkan ke perguruan tinggi (PT) atau lembaga lain,” ujarnya.

“Ini artinya dalam usaha perluasan jangkauan intinya ada tiga, yaitu pertama memperluas sasaran target yang dientaskan, kedua mencari sponsor yang mendukung, serta mencari intervensi yang tepat agar upaya pengetasan tersebut dapat diserap dan dipraktekkan oleh keluarga prasejahtera atau keluarga kurang mampu yang dijadikan target pengentasan.”

Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Suganda, S.Sos, M.AP mengucapkan terima kasih kepada seluruh posdaya se-Kabupaten Kuningan terutama Posdaya Nurul Huda yang telah berkiprah dan berprestasi sehingga mampu mengharumkan nama Kabupaten Kuningan ditingkat nasional. “Saya kira prestasi ini tidak akan dapat diraih tanpa kerja keras dan yang paling utama adalah kiprah masyarakat dalam upaya memberdayakan diri sendiri melalui lingkungan terkecil yaitu keluarga,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat Kabupaten Kuningan dengan jiwa gotong-royong yang tinggi akan membantu memudahkan Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk dapat memerangi kemiskinan, penghapusan kelaparan, serta mengurangi jarak antara keluarga miskin dan kaya.” *** Beben