Navigation

BUPATI AANG HADIRI SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DAN LINGKUNGAN HIDUP



Bertajuk Student Jungle Expedition V Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kehutanan Universitas Kuningan, Senin (2/5) menggelar seminar nasional pendidikan dan lingkungan hidup bertempat di Gedung Olahraga Ewangga.
Mengangkat tema “Save The Word & Reserve Culture By The Education For Next Generation”, rangkaian kegiatan diisi dengan berbagai perlombaan diantaranya lomba baca puisi, lomba lukis tong sampah serta orientering rencananya akan berlangsung selama 4 hari.
Bertindak selaku moderator Bupati Kuningan H. Aang Hamid Suganda, Prof.DR. H. Muhamad Surya, serta ikut menghadiri Kepala DPRD Kabupaten Kuningan H. Acep Purnama, Rektor Uniku Iskandar.MM.
Ketua BEM FHUT Uniku M. Jahromi mengatakan, kegiatan ini dirintis sejak 5 tahun sebelumnya dan telah dilaksanakan sebanyak 4 kali secara rutin setiap tahunnya.”Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami selaku mahasiswa dalam mendukung program-program pemerintah daerah serta ingin menumbuhkan pemikiran hijau dan juga peduli terhadap lingkungan sosial terutama pada para peserta,” Ujarnya.
Sementara itu menyampaikan materi mengenai pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan hidup untuk menyongsong kuningan sebagai Kabupaten Konservasi, Bupati Aang mengatakan, Kabupaten Kuningan kaya akan sumberdaya alam yang masih alami yang memerlukan pengelolaan lebih nyata sehingga pada akhirnya memberikan kontribusi serta manfaat bagi pembangunan serta peningkatan taraf hidup warga Kuningan itu sendiri.
Menurutnya, pemerintah daerah telah menggulirkan beberapa program-program unggulan yang kini terus mendapatkan perhatian diantaranya Program Pengantin Peduli Lingkungan (Pepeling), Aparatur Peduli Lingkungan (Apel) serta Siswa Baru Peduli Lingkungan (Seruling).
“Semua program tersebut merupakan implementasi dari komitmen kuat pemerintah daerah Kabupaten Kuningan menuju Kabupaten Konservasi,” Ungkapnya.
Atas dasar itulah, lanjut Ia, Kabupaten Kuningan telah mempunyai arahan yang pasti mengenai kondisi ideal untuk masa yang akan datang. Hal tersebut dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) dalam wujud visi pembangunan jangka panjang daerah, yaitu “Dengan iman dan takwa Kuningan sebagai kabupaten agropolitan dan wisata termaju di Jawa Barat tahun 2025”.
Adapun pengembangan serta langkah-langkah yang terus dilakukan pemerintah daerah saat ini yaitu Program (Pepeling) yang melibatkan peran serta langsung masyarakat dengan menyumbangkan 10 batang bibit tanaman untuk ditanam di lingkunganya. Tercatat sampai dengan akhir tahun 2006, 81.320 batang bibit telah disumbangkan oleh para pasangan pengantin,   kemudian program pengembangan hutan kota, persemaian bergulir, rehabilitasi situ dan pembangunan embung, deklarasi penunjukkan dan penetapan kawasan hutan gunung ciremai menjadi Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), seluas 15.500 hektar serta dengan penyusunan Master Plan dan pembangunan Kebun Raya Kuningan. Pencapaian ini merupakan landasan yang penting bagi perwujudan Kuningan sebagai Kabupaten Konservasi.(Bn)

Share

HUMAS SETDA KAB. KUNINGAN

Humas setda kabupaten kuningan Jl. siliwangi no 88. Kuningan

Post A Comment:

0 comments: